Berita Kepsek Keluyuran Kutip Pejabat Disdik DKI Rugikan Retno

Retno datang atas undangan dari stasiun TV swasta sebagai Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) karena hendak melakukan talkshow.

Berita Kepsek Keluyuran Kutip Pejabat Disdik DKI Rugikan Retno
Wartakotalive.com/Glery Lazuardi
Kepala SMAN 3 Jakarta, Retno Listyarti. 

WARTA KOTA, SETIABUDI -- Beberapa waktu lalu, sejumlah media di Ibu Kota ramai memberitakan soal "Kepsek Keluyuran" saat jam kerja.

Kepala sekolah (kepsek) yang diberitakan dalam berita itu adalah Kepsek SMAN 3 Jakarta, Retno Listyarti, yang ketika hari kedua pelaksaan Ujian Nasional (UN), datang ke SMAN 2 Jakarta di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat.

Saat itu, Retno mengaku datang ke sana atas undangan dari stasiun TV swasta karena hendak melakukan talkshow dengan Mendikbud Anies Baswedan.

Retno mengaku, kedatangannya bukan sebagai PNS DKI Jakarta, tetapi sebagai Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), yang hendak bicara soal kebocoran UN.

Retno mengaku, pemberitaan tentang "Kepsek Keluyuran" menyudutkannya.

"Makna keluyuran sangat negatif, seolah saya tidak bertanggung jawab. Akibat pernyataan salah satu pejabat Dinas Pendidikan, saya sebenarnya sudah dihukum media dan masyarakat," katanya kepada Warta Kota, Rabu (22/4/2015) siang.

Ia mengatakan, hukuman tersebut jauh lebih berat karena yang dihukum tidak hanya dirinya, tetapi anak-anak, suami, dan keluarga besarnya.

"Pernyataan itu merupakan unsur perbuatan tidak menyenangkan dan mencemarkan nama baik saya," katanya. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved