Kadivhumas: Isu BG Wakapolri Tidak Benar

Kadivhumas Polri Irjen Anton Charliyan membantah adanya isu yang menyebut Komjen Budi Gunawan telah terpilih sebagai wakapolri.

Kadivhumas: Isu BG Wakapolri Tidak Benar
Tribunnews.com/FX Ismanto
Calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komisaris Jenderal (Pol) Budi Gunawan untuk menggantikan Jenderal (Pol) Sutarman, berbenah untuk meninggalkan ruang gedung DPR RI komisi III usai mengikuti Fit on Proper Tes, Rabu (14/1/2015) di Senayan, Jakarta. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Kadivhumas Polri Irjen Anton Charliyan membantah adanya isu yang menyebut Komjen Budi Gunawan telah terpilih sebagai wakapolri.

"Mungkin hari ini baru akan diadakan sidang Wanjakti," kata Anton Charliyan, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/4/2015).

Dengan demikian, menurut Anton Charliyan, nama wakapolri terpilih belum diputuskan.

Anton Charliyan mengatakan pemilihan calon wakapolri merupakan urusan internal Polri, dalam hal ini Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti).

Setelah sidang Wanjakti memutuskan nama calon wakapolri, selanjutnya nama tersebut akan diajukan ke presiden untuk disetujui.

Terkait isu Budi Gunawan yang terpilih sebagai wakapolri, menurut Anton Charliyan, isu tersebut belum tentu benar karena nama calon wakapolri yang diusulkan Wanjakti tidak akan diberitahukan kepada pihak lain.

"Itu sifatnya rahasia. Kita tahu setelah diumumkan. Anggota Dewan Pertimbangan Karir (Wanjakti) tidak boleh membocorkan," kata Anton Charliyan.

Sebelumnya Indonesia Police Watch (IPW) dalam rilisnya memberikan selamat atas terpilihnya Komjen Budi Gunawan sebagai Wakapolri dalam sidang Wanjakti Plus yang dihadiri seluruh komjen, sejumlah irjen serta para kapolda, beberapa hari lalu.

"Informasi yang diperoleh IPW dalam Wanjakti Plus itu internal Polri sangat solid dan semua jenderal yang ikut Wanjakti Plus menandatangi persetujuan Komjen Budi Gunawan menjadi Wakapolri menggantikan Komjen Badrodin Haiti yang diangkat presiden menjadi kapolri," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane.

Hasil Wanjakti Plus itu juga sudah dilaporkan kepada Presiden Jokowi. Untuk itu IPW berharap Mabes Polri segera mengumumkan dan melantik BG sebagai Wakapolri yang baru. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved