Pembunuhan

Minta Uang Rp 50.000, Suami Sini Nekat Membunuh

Pembunuh Sini ternyata sang suaminya sendiri, Cara. Dia nekat membunuh istrinya, karena terhimpit masalah ekonomi.

Minta Uang Rp 50.000, Suami Sini Nekat Membunuh
Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi tewas 

WARTA KOTA, BEKASI - Pembunuh Sini ternyata sang suaminya sendiri, Cara. Cara nekat menghabisi nyawa istrinya, karena terhimpit masalah ekonomi.

Sini (35), perempuan yang ditemukan tewas tanpa busana di dalam karung di pinggir kali Kampung Kobak Rotan 01/02, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi pada Kamis (9/4) lalu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kabupaten, Komisaris Wirdhanto Hadicaksono, mengatakan kasus ini terungkap saat polisi memeriksa Cara dalam kapasitas sebagai saksi. Kala itu, beberapa alibi yang diucapkan pelaku terasa ganjil dan selalu berbelit dalam membeberkan keterangan.

"Dia bilang istrinya sedang pergi saat kejadian, tapi nyatanya sandalnya ada di rumah. Tidak hanya itu, beberapa keterangan dia juga tidak sesuai dengan yang kami temukan di lapangan," kata Wirdhanto di Mapolresta Bekasi Kabupaten pada Senin (13/4/2015).

Wirdhanto mengatakan, merasa tersudut dengan pertanyaan penyidik, kemudian pelaku mengaku telah menghabiskan nyawa istrinya.

Menurut Wirdhanto, pelaku tega menghabisi nyawa korban karena uang Rp 50.000. Saat itu, pelaku meminta uang kepada korban untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) di rumahnya di Kampung Kranji RT 01/06, Desa Kertamukti, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Lantaran tak memiliki uang, lalu korban tidak bisa memenuhi keinginan pelaku. Tak disangka, Cara yang tersulut emosi langsung menarik kerudung yang dikenakan istrinya dari arah belakang pada Rabu (8/4) sekitar pukul 15.00.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengikat leher istrinya dengan sekuat tenaga menggunakan kerudung tersebut selama 10 menit.

"Korban yang lehernya terjerat, kemudian terjatuh dalam posisi terlentang dan tak sadarkan diri. Saat pelaku mengecek denyut nadinya, rupanya korban telah tewas," kata Wirdhanto.

Mengetahui istrinya telah tewas, mendadak pelaku panik kemudian mengambil dua buah karung beras yang tersimpan di dapur. Satu karung untuk memasukkan tubuh korban dan karung lainnya untuk menyimpan pakaian korban.

Untuk menghilangkan jejak, lalu pelaku membuang dua karung itu ke lokasi kejadian pada sore hari menggunakan sepeda motor miliknya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help