PKL dan Pedagang Binaan Belum Mengisi Mall Kota Kasablanka

Memang rencananya mau diisi PKL dan pedagang binaan dari Pemda DKI

PKL dan Pedagang Binaan Belum Mengisi  Mall Kota Kasablanka
Warta Kota/Bintang Pradewo
Kantin Karyawan di Mall Kota Kasablanka yang akan dijadikan tempat penampungan PKL dan pedagang binaan 
WARTA KOTA, SETIABUDI - Ruangan di LG Mall Kota Kasablanka, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (8/4) terlihat sepi. Kantin karyawan yang akan digunakan untuk para pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang binaan dari Usaha Kecil Menengah (UKM) itu belum terlihat operasional.
Hal ini dikarenakan puluhan kios dan los untuk berdagang masih tertutup. Hanya terdapat tiga penjual yaitu tukang gado-gado, penjual nasi ayam penyet dan penjual minuman dan makanan kecil. Hawa yang sejuk membuat para pembeli terl‎ihat nyaman saat membeli makanan disana.
Danu (25), salah seorang karyawan Koperasi Pakuwon yang membawahi ‎para pedagang mengatakan bahwa rencananya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memasukan pedagang kesana. Baik untuk menjual makanan dan minuman, atau aksesoris, dan pakaian.
"Memang rencananya mau diisi PKL dan pedagang binaan dari Pemda DKI," ka‎ta Danu kepada Warta Kota di kantin karyawan Mall Kota Kasablanka itu.
Dia tidak mengetahui secara detail berapa banyak pedagang yang akan dimasukan oleh Pemprov DKI. Pasalnya, hingga kini belum ada pedagang yang berjualan disana.
"Pedagang dari UKM DKI belum pada masuk kesini. Rencananya kios untuk jual pakaian dan aksesoris. Sedangkan losnya untuk dagang makanan seperti soto, bakso dan nasi rames," tuturnya.
Bangunan UKM atau kantin karyawan di Mall Kota Kasablanka itu sudah ada sejak satu tahun lalu. Bahkan, dia sudah menempati satu kios selama 8 bulan untuk berdagang makanan dan minuman. Untuk harga sewanya, dia mengaku tidak mengetahuinya.
Lebih Enak Karena Dingin
Sementara itu, ‎Rosyid salah seorang pedagang nasi ayam penyet mengaku betah berdagang disana. Hal ini dikarenakan hawa yang sejuk disana.
Apalagi, pembelinya kebanyakan adalah para karyawan yang bekerja di Mall Kota Kasablanka.
"Enak disini adem karena ada ACnya. Untuk sewa kios, saya ngga tahu karena saya cuman disuruh jaga saja," tuturnya.
Menurutnya, dia sejak dahulu sudah berjualan di basement sebelum Mall Kota Kasablanka terbangun. Namun, karena basement dijadikan tempat parkir maka dia disuruh pindah ke kantin karyawan.
"Sebenarnya dagang sudah tiga tahun dibawah. Karena dibangun basement, jadinya pindah ke atas deh," tuturnya.
Hanya 85 PKL Yang Dimasukan ke Mall
Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah P‎erdagangan, Indro Martono menuturkan bahwa hanya 85 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan dipindah ke tiga Mall di Jakarta Selatan.
Sisanya adalah pedagang binaan Sudin KUMKMP Jakarta Selatan.
"Yang di Mall Kota Kasablanka akan ditempatkan pada kantin karyawan. Sedangkan untuk yang di Gandaria City belum," tuturnya.
Menurutnya, para pedagang binaan sudah ditempatkan selama enam bulan di Mall Ciputra World dan Mall Kota Kasablanka. Sedangkan, Mall Gandaria City masih terkendala soal deal-dealan harga sewa kios.

"Sudah operasi yang pedagang binaan selama enam bulan. Namun, untuk Gandaria City belum karena pihak pengelola belum menemukan deal harga sewa kios," ucapnya.

Tags
kantin
Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help