Properti

Pembangunan 1 Juta Rumah Murah akan Dimulai 30 April

Groundbreaking program 1 juta rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dilakukan pada 30 April mendatang

Pembangunan 1 Juta Rumah Murah akan Dimulai 30 April
Kompas.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Groundbreaking program 1 juta rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dilakukan pada 30 April mendatang.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimoeljono, rencananya pada 31 April mendatang sudah ada 311.000 unit yang diluncurkan.

"Itu tahap pertama yang di Ground Breaking," kata Basuki di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2015).

Rencanannya pada tahap awal pembangunan rumah-rumah tersebut difokuskan di 16 lokasi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogja, dan Jawa Timur.

Rumah yang ia maksud adalah rumah tapak serta rumah susun. Namun prioritas pemerintah kata dia saat ini adalah rumah susun. Rumah tersebut selain untuk MBR juga termasuk rumah khusus di perbatasan, rumah untuk tenaga medis di daerah terpencil, serta rumah untuk anggota TNI- Polri serta aparat pemerintah lainnya.

Basuki mengatakan kementeriannya mengalokasikan Rp 8,2 triliun dari APBN Perubahan 2015, untuk membangun rumah tersebut.

Sebagian dari anggaran tersebut juga akan digunakan untuk membiayai program fasilitas likuiditas pemilikan perumahan (FLPP) pada 2015 sebesar Rp5,1 triliun.

Dalam rangka merealisasikan program tersebut sejumlah BUMN juga dilibatkan, antara lain Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Bank Tabungan Negara (BTN), PT Perumnas (Persero), dan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS).

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dalam kesempatan yang sama menambahkan program tersebut penting untuk menyediakan rumah layak huni yang terjangkau bagi masyarakat. Pertahunnya hingga tahun 2019, pemerintah akan membangun 1 juta unit.

"Pekerjaannya memang sangat berat tetapi perlu dilakukan untuk menciptakan keadilan masyarakat, dan mengurangi kekumuhan," tandasnya.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help