Rekening Gendut

Jaksa Agung: Penyidikan KPK terhadap Komjen BG Tidak Maksimal

Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, KPK belum maksimal dalam penyidikan kasus dugaan gratifikasi Komjen Budi Gunawan.

Jaksa Agung: Penyidikan KPK terhadap Komjen BG Tidak Maksimal
Tribunnews.com/FX Ismanto
Calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komisaris Jenderal (Pol) Budi Gunawan untuk menggantikan Jenderal (Pol) Sutarman, berbenah untuk meninggalkan ruang gedung DPR RI komisi III usai mengikuti Fit on Proper Tes, Rabu (14/1/2015) di Senayan, Jakarta. 

PALMERAH, WARTAKOTALIVE — Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, KPK belum maksimal dalam penyidikan kasus dugaan gratifikasi Komjen Budi Gunawan. Kekurangan penyidik KPK di antaranya tidak memeriksa saksi-saksi.

"‎Namanya penyidikan kan harus ada keterangan saksi, keterangan tersangka, kemudian bukti-bukti, harus didalami lagi. Sementara waktu itu kan KPK belum maksimal," ucap Prasetyo, Selasa (7/4/2015) di Kejagung.

Prasetyo melanjutkan saat KPK melimpahkan berkas itu ke Kejagung, menurut Prasetyo yang diterimanya bukanlah berkas.

‎"Jadi begini ya, jadi kita menerima bukan berkas. Kami terimanya dokumen hasil penyelidikan dan penyidikan dari KPK, masih dokumen. Kalau berkas kan kalian tau kelengkapannya seperti apa, ini baru dokumen hasil penyelidikan dan penyidikan," tutur Prasetyo.

Kemudian setelah dokumen itu dipelajari serta dicermati barulah disimpulkan masih perlu pendalaman. Termasuk merujuk
Pada kesepakatan bersama yakni MOU aantara Ketua KPK, Jaksa Agung dan Kapolri tahun 2012 yang menyatakan salah satu diantara penegak hukum sudah melakukan penyelidikan maka penyelesaian diserahkan sepenuhnya ke yang melakukan penyelidikan.

"Ternyata kasus yang sama pernah dilakukan penyelidikan oleh Polri, karena itulah kejaksaan, setelah mencermati, memberikan rekomendasi bahwa masih perlu pendalaman. Dan penyelesaian selanjutnya diserahkan ke Polri untuk ditindaklanjut sebagaiman mestinya," tambahnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help