Ahok vs DPRD DKI

Ahok Soal Penahanan Pengacara Lulung: Lumayanlah

Penangkapan pengacara Abraham Lunggana dan kawan-kawan di DPRD, Razman Arif Nasution, merupakan konsekuensi hukum yang harus diterima.

Ahok Soal Penahanan Pengacara Lulung: Lumayanlah
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikerumuni wartawan, Rabu (4/2). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan penangkapan pengacara Abraham "Lulung" Lunggana dan kawan-kawan di DPRD, Razman Arif Nasution, merupakan konsekuensi hukum yang harus diterima. Hukuman itu, kata dia, sudah sepantasnya diberikan kepada Razman.

"Kalau putusan hukumannya sudah incraht (keputusan tetap) ya harus ditangkap dong, tiga bulan. Lumayanlah tiga bulan," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Kemudian bagaimana nasib pelaporan anggota DPRD kepada Basuki di Bareskrim Mabes Polri? "Enggak tahu boleh pakai handphone enggak untuk mengontrol gugat gue lagi, enggak tahu gue," kata Basuki.

Mantan pengacara Komjen Budi Gunawan itu ditangkap Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Rabu (18/3/2015) kemarin, di Jalan Juanda, Jakarta Pusat. Penangkapan Razman terkait kasus penganiayaan terhadap keponakannya, Nurcholis, yang terjadi pada tahun 2006.

Razman divonis 3 bulan kurungan oleh pengadilan di Sumatera Utara. Sementara eksekusi Razman merupakan putusan dari Mahkamah Agung. Razman kini telah dibawa ke Rutan Cipinang di Jakarta Timur. (Kurnia Sari Aziza)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved