Suara Warga

Peran BPJS dalam Pembiayaan Hemodialisa

Biaya yang dicover BPJS untuk pasien cuci darah terutama yang di Rumah Sakit swasta masihlah memberatkan pasien.

Peran BPJS dalam Pembiayaan Hemodialisa
Kompas.com
Shutterstock/Ilustrasi cuci darah. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Dalam rangka memperingati ‘Hari Ginjal se-dunia’ yang jatuh pada hari Kamis Minggu kedua bulan Maret, kami yang tergabung dalam Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia menyampaikan pernyataan berkaitan dengan peran BPJS dalam menjamin pembiyaan hemodialisa.

Kami memandang bahwa biaya yang dicover BPJS untuk pasien cuci darah terutama yang di Rumah Sakit swasta masihlah memberatkan pasien. Beberapa hal dibawah ini kami menuntut untuk dilakukan perubahan, antara lain:

1. Pemberian therapy erytropoitin secara rutin setiap cuci darah. Selama ini BPJS hanya mengcover sekali dalam sebulan. Dengan pemberian terapi yang rutin akan membuat Hb pasien dalam kondisi normal. Hb rendah membuat pasien terancam jiwanya . Terapi erytropotin sekali suntik memakan biaya minimal Rp 250.000,-..

2. Menjamin pembiayaan transfusi darah sepenuhnya. Selama ini BPJS hanya membiayai satu kantong darah. Pasien yang Hbnya dibawah 7 membutuhkan tiga kantong darah. Satu kantong darah sekarang membutuhkan biaya sekitar Rp 300.000,-

3. Menjamin sepenuhnya biaya tes laboratorium selama diperlukan. Selama ini BPJS hanya mengcover sebulan sekali pemeriksaan Hb. Pemeriksaan tes darah lebih menyeluruh membuat kondisi pasien terus termonitor. Biaya tes darah untuk mengetahui apakah pasien terinfeksi hepatitis dan HIV sebesar Rp 1.000.000,-

4. BPJS harus memprioritaskan program dan mengkampanyekan transplanstasi ginjal. Program ini jauh lebih menghemat daripada membiayai cuci darah selama hidup pasien. Dari sisi pasien program ini akan memberi harapan kehidupan yang lebih optimal. Terima kasih.

Toni Samosir,
Ketua Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia
tinggal di Jakarta

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help