Pedagang Kaki Lima

Pengadaan Tenda PKL Sekitar Pasar Enjo Gunakan Uang Kas

LMK Pisangan Timur menampik adanya pengadaan tenda dan meja yang memberatkan para PKL di Jalan Pisangan Timur 2 dekat Pasar Enjo.

Pengadaan Tenda PKL Sekitar Pasar Enjo Gunakan Uang Kas
Beritasatu.com
Kios di luar Pasar Enjo, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur yang digunakan untuk berjualan, 13 Maret 2015 

WARTA KOTA, PULOGADUNG - Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pisangan Timur menampik adanya pengadaan tenda dan meja yang memberatkan para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pisangan Timur 2 dekat Pasar Enjo.

Anggota LMK Pisangan Timur, Mulyandi alias Deden menuturkan, pengadaan tersebut mengambil dana kas yang sudah disetor para pedagang sebelumnya. Jumlahnya pun tidak sebesar yang diungkapkan sebelumnya.

"Enggak ada sampai Rp 2,2 juta, itu cuma Rp 1,1 juta dan diambil dari kas pedagang selama lima tahun," kata Deden, di kantor Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (17/3/2015).

Deden beralasan dengan biaya sebesar itu, pedagang tidak diberatkan karena hanya membayar Rp 20.000 per bulannya. Deden juga menegaskan dirinya tidak pernah melakukan pemaksaan terhadap pedagang untuk mengganti tenda dan meja sesuai dengan ketentuan yang ada.

Deden melakukan itu semua semata tidak ingin lingkungan sekitarnya menjadi kotor dan kumuh. Terlebih hal itu sudah sesuai dengan keinginan para pedagang. Hal ini berseberangan dengan pengakuan PKL yang merasa tidak pernah dilibatkan.

"Jadi saya pegang surat kuasa dari pedagang untuk menyusun dan menegakkan tata tertib di lingkungan dan juga dapat mandat dari LMK untuk membenahi pasar. Harga meja pun Rp 500 per meter," katanya.

Saat disinggung mengenai apakah LMK mempunyai kewenangan untuk menata PKL dan bukannya hal tersebut adalah tugas Sudin Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Deden memiliki alasannya sendiri.

"Itu kan lingkungan saya. Pengennya kita sih begitu melalui Sudin (UMKM). Tapi kalau melalui sudin kan nunggu berapa lama lagi," jelasnya.

Sekadar informasi, PKL Pasar Enjo mengaku diminta sejumlah uang untuk membayar pengadaan tenda dan meja oleh oknum LMK Kelurahan Pisangan Timur. PKL harus membayar Rp 2,2 juta bagi mereka yang menerima tenda dan Rp 1,2 juta untuk pengadaan meja. Para pedagang sendiri merasa keberatan untuk pengadaan tersebut karena biaya yang dinilai sangat mahal.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help