Asuransi

BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 50 Persen Calon Peserta Informal

Selama ini BPJS TK fokus pada pendekatan dengan calon peserta formal atau para pekerja yang berada di kelas menengah atas dan berpenghasilan tetap.

BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 50 Persen Calon Peserta Informal
Muradi/KONTAN
Ilustrasi pekerja. 

WARTA KOTA, KRAMAT JATI - Dengan menggelar sosialisasi di halaman parkir Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) menargetkan adanya kenaikan pendaftaran peserta dikelas informal sebesar 50 persen.

"Istilahnya itu 10, 8, 5. Misalkan 10 orang yang kami berikan sosialisasi, delapan yang mengerti, dan lima orang mendaftar. Seperti sekarang ini ada 500 orang yang datang di sosialisasi, kami harapkan 250 orang diantaranya daftar," kata Pepen S Almas, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cawang, Jakarta kepada Warta Kota di Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (15/3).

Pepen mengatakan, selama ini BPJS TK memang fokus pada pendekatan dengan calon peserta formal atau para pekerja yang berada di kelas menengah atas dan berpenghasilan tetap.

"Sementara di sektor informal justru lebih banyak dengan perbandingan 30-70. Nah sekarang ini kami mulai secara bertahap untuk menggarap sektor informal ini," kata Pepen.

Untuk pekerja berpenghasilan tidak tetap, Pepen memaparkan pengenaan tarif iuran perbulan disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi yakni Rp 2,7 juta.

"Kalau seperti warung yang risiko kecelakaan kerjanya kecil, dikenakan iuran sebesar 0,24 persen (dikalikan UMP), sedangkan untuk di pertambangan yang risikonya besar dikenakan 1,74 persen," ujar Pepen.

Sementara untuk jaminan kematian, Pepen mengatakan besaran persen disamakan baik yang berisiko kecelakaan kerja kecil ataupun besar yakni 0,3.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help