Razia Minuman Keras

Razia Preman, Polisi Justru Sita Minuman Keras Berusia 115 Tahun

Polres Depok menyita minuman keras berusia 115 tahun dari sebuah warung penjual minuman keras di Kota Depok, Kamis (12/3/2015).

Razia Preman, Polisi Justru Sita Minuman Keras Berusia 115 Tahun
Panji Baskhara Ramadhan
Iustrasi : Razia dadakan, jajaran Satpol PP berhasil menyita puluhan botol minuman keras di PKL Jamu, di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/2/2015). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Polres Depok menyita minuman keras berusia 115 tahun dari sebuah warung penjual minuman keras di Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (12/3/2015).

Minuman tua itu berjenis anggur dan berada dalam satu derigen besar. Disebut bahwa minuman itu dibuat tahun 1900an. Berarti di tahun 2015 usianya sudah 115 tahun.

"Iya betul, ada minuman tua yang disita disana. Tadi saya dapat laporannya begitu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus Sitompul, Kamis (12/3/2015) malam.

Penyitaan minuman keras berusia tua itu terjadi bersamaan dengan Razia Cipta kondisi sasaran Premanisme di terminal dan stasiun di wilayah hukum Polda Metro Jaya sepanjang hari Kamis (12/3/2015) ini.

Selain menyita minuman keras, kata Martinus, polisi juga mengamankan 368 orang yang diduga preman dan pelaku kejahatan lain. Tapi dari 368 itu tak seluruhnya dilanjutkan proses hukumnya oleh polisi.

Mereka yang dilanjutkan proses hukumnya adalah orang yang membawa senjata, Narkoba, ataupun menjual minuman keras.Total, ada 178 orang yang dilanjutkan proses hukumnya dari 368 orang yang tertangkap polisi.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved