Home »

News

» Jakarta

Kemendikbud Luncurkan Kanal Sahabat Kemdikbud

Imbas terputusnya jembatan gantung yang menjadi akses siswa di Lebak, Banten, menuju sekolah membuat 45 siswa tercemplung ke sungai.

Kemendikbud Luncurkan Kanal Sahabat Kemdikbud
Agustin Setyo Wardani
Anies Baswedan menjelaskan mengenai lintasan berisiko di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jumat (13/3/2015) pagi. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Imbas terputusnya jembatan gantung yang menjadi akses siswa di Kampung Pasir Eurih, Lebak, Banten, menuju sekolah membuat sebanyak 45 siswa sekolah tersebut tercemplung ke sungai.

Hal ini menjadi salah satu sorotan bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Anies Baswedan, Mendikbud, menyampaikan, keselamatan siswa baik di lingkungan sekolah maupun di perjalanan merupakan hal yang sangat penting.

"Banyak lintasan berisiko tinggi yang ditempuh anak-anak kita menuju sekolah, risiko itu tidak seharusnya terjadi," kata Anies dalam konferensi pers, Jumat (13/3/2015) pagi di Kemendikbud Senayan.

Anies mengatakan, orang dewasa tidak boleh merisikokan keselamatan anak-anak dalam upayanya untuk meraih pendidikan.

Melihat hal tersebut, Kemendikbud sadar bahwa lingkup tanggung jawabnya terbatas pada wilayah satuan pendidikan. Karenanya, kata Anies, Kemendikbud bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berusaha untuk melindungi warga negara tersebut.

Kemendikbud akan meminta bantuan kepada para kepala sekolah, guru, orangtua dan masyarakat umum untuk melaporkan lintasan-lintasan berbahaya tersebut melalui kanal sahabat.kemdikbud.go.id.

"Kemdikbud dan KemenPUPR akan merespon dan melakukan langkah-langkah nyata di lapangan untuk melindungi anak-anak kita dari risiko kecelakaan," kata Anies. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help