Akses ke Sekolah Berisiko, Segera Laporkan ke Kemendikbud

Masyarakat yang lintasan ke sekolahnya berisiko bisa langsung melaporkan ke Kemendikbud.

Akses ke Sekolah Berisiko, Segera Laporkan ke Kemendikbud
Warta Kota/Nur Ichsan
ILUSTRASI - Jembatan gantung yang sudah rusak ini sangat berbahaya jika didiamkan. Tampak seorang anak berlari menyeberang jembatan reot ini. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Masyarakat yang lintasan ke sekolahnya berisiko bisa langsung melaporkan ke Kemendikbud.

Hal ini menyusul kejadian putusnya jembatan gantung yang menjadi salah satu akses bagi siswa SD di Lebak, Banten, Selasa (10/3) lalu. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 45 siswa tercebur ke sungai.

Ini menjadi perhatian bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengingat hal tersebut terkait dengan akses menuju pendidikan.

Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menyebutkan masyarakat mulai dari guru hingga orangtua dan mereka yang peduli dengan keselamatan anak-anak sekolah bisa melaporkan ke Kemendikbud melalui salah satu kanal di dalam website Kemendikbud.

“Laporkan itu! kita membuat website (laman) tanggap lintasan berisiko bagi siswa,” katanya saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (13/3/2015).

Ia mengatakan, pelapor tinggal memasukkan data ke website tersebut. Terutama, kata Anies, jika pelaporan diberi foto agar bisa terlihat bagaimana kondisi lintasan tersebut.

Menurutnya, hampir di semua daerah di Indonesia terdapat banyak tempat dimana siswa sangat berisiko menuju sekolahnya.

Ia mengapresiasi semangat siswa dan orangtua yang tetap bersekolah meski terdapat keterbatasan akses.

Karenanya, ia meminta kepada masyarakat untuk segera mengadukan jika di daerahnya terdapat hal seperti itu. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved