Korupsi APBD DKI

49 Perwakilan Sekolah Bakal Diperiksa Terkait Proyek UPS

Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sebanyak 49 perwakilan sekolah.

49 Perwakilan Sekolah Bakal Diperiksa Terkait Proyek UPS
Agustin Setyo Wardani
UPS alat yang diadakan tahun 2014 dan saat ini menjadi ramai dibicarakan karena harganya yang tidak masuk akal, yakni Rp 5,8 miliar. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sebanyak 49 perwakilan pihak sekolah penerima alat uninterruptible power supply (UPS).

Selain memeriksa perwakilan sekolah penerima alat UPS, penyidik juga akan memeriksa perusahaan pemenang tender proyek pengadaan UPS.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul mengatakan pada hari ini ada tujuh orang yang dipangggil. Tiga orang Kepala Sekolah, dua pejabat pemeriksa hasil fisik barang di sekolah, dan dua PPK yang dari Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

"Hari ini ada tujuh orang yang dipanggil. Sampai pukul 12.00 wib hadir enam orang. Dari tujuh orang ini, enam yang hadir dan satu tidak hadir AU," ujar Martinus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/3/2015).

Penyidik telah melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan UPS sejak 28 Januari 2015. Pada Sabtu (7/3/2015), tahapan sudah ditingkatkan menjadi penyidikan. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 15 orang sebagai saksi.

Sebanyak 10 orang merupakan perwakilan dari pihak sekolah penerima UPS. Dua orang merupakan mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, berinisial AU dan mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat, berinisial ZS.

Sementara, tiga orang lainnya merupakan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) yang berasal dari Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat dan Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat.

Selain meminta keterangan saksi, penyidik juga telah menyelidiki dokumen-dokumen terkait proyek pengadaan UPS, alat UPS, dan meninjau ke lokasi di mana UPS itu ditaruh.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved