KPK Vs Polri

100 Jaksa Kejagung Siap Tangani Hasil Praperadilan BG

Kejagung siap menangani pelimpahan berkas yang ada di KPK termasuk berkas hasil praperadilan terkait status BG.

100 Jaksa Kejagung Siap Tangani Hasil Praperadilan BG
Wartakotalive.com/Glery Lazuardi
Polisi melakukan sujud syukur dan gunting rambut setelah hakim membatalkan status tersangka Komjen Budi Gunawan, Senin (16/2/2015). 
WARTA KOTA, JAKARTA - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Widyopramono mengatakan, pihaknya siap menangani pelimpahan berkas yang ada di KPK termasuk berkas hasil praperadilan terkait status Komjen Pol Budi Gunawan yang dinyatakan tidak terbukti sebagai tersangka oleh KPK. Namun untuk menindaklanjuti hal tersebut, lanjutnya, pelimpahan berkas itu telah disetujui oleh Jaksa Agung HM. Prasetyo. "Jika diminta melanjutkan pelimpahan berkas di KPK termasuk berkas Pak BG, kami siap. Tidak mungkin kami tidak siap. Kami punya tim khusus, ada 100 jaksa independen yang siap mengawal," katanya, Sabtu (28/2/2015). Widyopramono menambahkan bahwa ia tidak bisa berandai-andai MA membatalkan Peninjauan Kembali atau PK terkait hasil praperadilan Komjen BG. Karena itu pihaknya siap menindaklanjutinya. Sementara itu, Guru Besar Ahli Pidana dari Universitas Islam Indonesia, Muzzakkir menyarankan, agar wajah baru KPK dibawah komando Ruki dapat menjadikan KPK sebagai pusat lembaga penegak hukum yang dapat mensupervisi dan wadah koordinasi antara lembaga penegak hukum lainnya. Muzzakir yang juga merupakan anggota tim penyusun Rancangan Kitab Undang Undang Acara Pidana (RUU KUHAP) itu berharap KPK lebih fokus memberantas korupsi pada lingkup Kementerian dan lingkup Kepala Daerah. "Cukup KPK kedepannya mencegah dan atau memberantas dugaan korupsi ditingkat menteri dan kepala daerah. Itu saja sudah menyita waktu. Tidak perlu KPK harus mengejar koruptor pada wilayah lain, karenanya itu perlu sinergi melalui koordinasi dan supervisi seperti yang diinginkan Presiden Jokowi," paparnya.
Penulis: Dody Hasanuddin
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved