KPK Vs Polri

Polisi Belum Berencana Panggil 3 Direktur KPK Lagi

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto mengatakan belum ada penjadwalan ulang panggilan kedua bagi 3 direktur KPK.

Polisi Belum Berencana Panggil 3 Direktur KPK Lagi
Kompas.com
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto 

WARTA KOTA, PALMERAH— Pada Senin (23/2/2015), tiga direktur di KPK yakni Direktur penyidikan, penyelidikan, dan pengaduan tidak menghadiri panggilan pertama untuk diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Polri.

Ketiganya dipanggil sebagai saksi atas laporan yang masuk ke Bareskrim soal penyalahgunaan wewenang dan pemblokiran rekening milik Komjen Budi Gunawan.

Informasi yang dihimpun di lingkungan Bareskrim, saat pemanggilan pertama ketiga direktur mengaku berhalangan dan ada kegiatan lain.

Termasuk ada pula surat dari pimpinan KPK yang meminta ketiga direkturnya belum bisa diperiksa karena adanya keadaan luar biasa di KPK.

Atas hal itu, penyidik melayangkan panggilan kedua pada ketiganya untuk diperiksa hari ini Kamis (26/2/2015).

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto mengatakan belum ada penjadwalan ulang panggilan kedua bagi ketiganya. "Saat ini belum dijadwalkan lagi, kapan akan diperiksa," singkatnya.

Untuk diketahui, ketiga direktur KPK diperiksa menyoal adanya laporan terkait penyalahgunaan wewenang dan soal pemblokiran, kerahasiaan bank.

Tiga penyidik KPK ini diperiksa atas laporan dari Ketua Umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Fauzan Rachman.

Dimana saat laporan, Fauzan didampingi oleh kuasa hukum Komjen Budi Gunawan, Eggy Sudjana dan Razman Arif Nasution.

Laporan dibuat pada Kamis (22/1/2015). Dalam laporan itu, Abraham dipolisikan dengan Pasal 11 UU no 8 tahun 2010 tentang TPPU, soal kerahasiaan bank.

Pasalnya, diduga KPK telah secara sengaja menyebarluaskan ke khalayak umum terkait rekening Komjen Budi Gunawan.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved