KPK Vs Polri

Hanya Johan Budi yang Tidak Didampingi Istri saat Dilantik Jokowi

Johan Budi tidak didampingi istri mau pun anak-anaknya di Istana Merdeka saat dilantik menjadi pimpinan KPK oleh Presiden.

Hanya Johan Budi yang Tidak Didampingi Istri saat Dilantik Jokowi
KOMPAS TV
Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi berbicara dalam konferensi pers di Gedung KPK, Senin (2/2/2015) malam. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai pimpinan sementara KPK di Istana Merdeka, Jumat (20/2/2015). Ia dilantik bersama dengan dua Plt lainnya, yaitu mantan Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki, dan ahli hukum pidana Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji.

Tak seperti pelantikan pejabat negara pada umumnya, Johan Budi tidak didampingi istri mau pun anak-anaknya di Istana Merdeka. Sementara, Ruki dan Indriyanto didampingi istrinya.

Saat dihubungi sebelum berlangsungnya pelantikan, Johan mengatakan bahwa istri dan anaknya tidak dapat hadir karena aktivitas masing-masing.

"Tidak (hadir). Istriku kerja dan anak-anakku sekolah," ujar Johan, melalui pesan singkat.

Johan mengaku tidak merasa gugup menanti pelantikannya sebagai pimpinan sementara KPK.

Sebelumnya, Jokowi memutuskan untuk memberhentikan sementara Ketua KPK Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang menjadi tersangka dan menggantinya dengan pelaksana tugas. Mantan Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki, ahli hukum pidana Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji dan Deputi Pencegahan KPK Johan Budi SP ditunjuk sebagai pelaksana tugas komisioner KPK untuk mengisi kekosongan tiga kursi pimpinan.

Jokowi mengatakan bahwa pemberhentian kedua pimpinan KPK itu terkait dengan masalah hukum masing-masing. Abraham menjadi tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen. Adapun Bambang ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan perintah pemberian keterangan palsu oleh saksi dalam sidang sengketa Pemilihan Kepala Daerah Kotawaringin Barat. Terdapat satu posisi pimpinan yang kosong di KPK setelah masa jabatan Busyro Muqoddas berakhir pada Desember lalu. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help