Perampokan

Juragan Beras Kena Begal Perampok di Bogor

Ayi Iyan Kritiansyah (32) juragan beras di Pasar Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor dibegal empat perampok

Juragan Beras Kena Begal Perampok di Bogor
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BOGOR - Ayi Iyan Kritiansyah (32) juragan beras di Pasar Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor dibegal empat perampok saat akan pulangnya ke rumahnya di daerah Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/2/2015) petang.

Korban mengalami luka tembak di bahu dan luka sabetan senjata tajam di bagian punggung. Para pelaku yang berjumlah empat orang mengendarai dua sepeda motor berhasil tas korban berisi uang tunai Rp 13 juta dan sebuah Ipad.

Kapolsek Sukaraja, Kompol Hida Tjahyono menjelaskan, aksi perampokkan terjadi Sabtu petang saat korban akan pulang ke rumahnya. "Setelah menutup kios berasnya, korban pulang. Di tengah jalan, dia dipepet dua motor. Pelaku menyerang korban dengan golok mengenai punggungnya," ujar Hida Tjahyono kepada Wartakotalive.com di Mapolsek Sukaraja, Senin (16/2/2015).

Aksi perampokan, kata Hida terjadi di dekat Lapangan Cijujung Permai Desa Sukaraja Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Pelaku berjumlah 4 orang. Saat itu korban dipepet di kiri dan kanan dan sempat diberhentikan pelaku. Saat ingin direbut tasnya korban melawan dan pelaku akhirnya mengeluarkan senjata tajam dan menembak korban," ujarnya.

Pelaku merebut tas korban yang berisi uang berjumlah Rp 13 juta dan 2 buah Ipad. Usai merebut, pelaku membacok korban namun korban tak mengalami luka dan hanya mengenai jaket korban.

"Pelaku menodongkan pistol dan menembak korban di bagian leher kiri dan tembus ke bahu kaanan. Kami menduga pelaku menggunakan pistol airsoft dan peluru yang digunakan peluru gotri. Peluru masih bersarang di bahu korban dan sekarang sedang dalam penanganan tim medis RSCM," katanya.

Setelah ditembak, korban masih sadar dan berobat ke RSCM. Dugaan Kapolsek, senjata yang digunakan jenis airsoft gun."Keterangan saksi di lokasi kejadian, tidak terdengar suara letusan seperti senjata api," ujar Hida.

Kepada petugas, korban mengaku tidak mengenal pelaku. Saat beraksi, pelaku tidak menggunakan helm. Namun, korban sempat mengenali motor yang digunakan pelaku, yaitu Satria FU hitam.

"Motifnya sedang kita selidiki. Diduga sih dendam, karena pelaku tidak membawa serta motor korban. Dan setelah merampas tas, pelaku balik lagi kemudian menembak korban," katanya.

Meski demikian pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terkait kejadian tersebut."Yang jelas pelaku sudah mengincar korban sejak keluar dari tokonya," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukaraja, AKP Sarjiman.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help