Incar Batu Akik, Kakek ini Todongkan Senjata

Demi mendapatkan batu akik incarannya, kakek 62 tahun nekat menodongkan softgun kepada sesama pecinta batu akik

Incar Batu Akik, Kakek ini Todongkan Senjata
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALEMBANG - Demi ingin mendapatkan sebuah batu akik jenis Bacan, Tedi Karmeli, seorang kakek berusia 62 tahun, nekat menodongkan softgun kepada sesama pecinta batu mulia itu, Hendra Kusuma (25).

Namun akibat ulahnya itu, kini, kakek yang merupakan pensiunan PNS dan tinggal di Jalan Rajawali, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar (Albar), Palembang tersebut, mendekam di sel tahanan Polsekta Sukarami, Palembang setelah dilaporkan korbannya.

Selain mengamankan sang kakek, kepolisian juga ikut menangkap seorang rekannya bernama Novriansyah (36), warga Jalan Rama IV, Rt 10/14, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Albar.

Kedua tersangka diamankan pada Selasa (10/2/2015) sekitar pukul 23.00 di Jalan SMB II Km 11 persis di sebelah RM Palapa, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsekta Sukarami Palembang Kompol Imam Tarmudi didampingi Kanit Reskrim Iptu Heri mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari adanya laporan korban bernama Hendra Kusuma (25), warga Jalan SMA 13 RT 29/6, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang yang telah menjadi korban penodongan di TKP.

"Kejadian itu berawal saat korban datang ke TKP yang juga merupakan tempat usaha pengasahan batu. Saat itu, korban mendatangi TKP bermaksud untuk menjual batu Bacan yang ia miliki kepada tersangka Novri. Namun, saat diperlihatkan, tersangka Novri malah menuduhnya mencuri batu bacan tersebut," jelasnya.

Untuk menguatkan alasannya itu, dikatakan Imam, tersangka Novri berpura-pura mengaku kepada korban telah kehilangan batu Bacan tersebut sekitar tiga hari yang lalu. Padahal, korban memiliki batu Bacan tersebut sudah sekitar satu bulan.

"Karena merasa tuduhan yang disampaikan tersangka Novri kepadanya tersebut tidak benar, sehingga korban terus mengelak, dan saat itu juga tersangka Novri langsung menarik korban ke dalam garasi hingga akhirnya datang tersangka Tedi dengan membawa softgun dan menodongkan di bagian paha tersangka," terangnya.

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved