Parkir Meter

BREAKING NEWS: Kartu Parkir Meter Jalan Sabang Belum Maksimal

Padahal, sebanyak lima orang Sales Promotion Girl (SPG) terlihat disiagakan di sepanjang jalan untuk menjual kartu tersebut.

BREAKING NEWS: Kartu Parkir Meter Jalan Sabang Belum Maksimal
Warta Kota/Dwi Rizki
Suasana parkir meter di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (5/2). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pemerintah DKI Jakarta mulai Penerapan kartu elektronik parkir meter sebagai alternatif pembayaran tarif parkir di Jalan H Agus Salim atau lebih dikenal Jalan Sabang, Gambir, Jakarta Pusat belum maksimal. Hal tersebut diungkapkan beberapa juru parkir dikarenakan kurangnya sosialisasi maupun promosi kepada pemilik kendaraan saat ini.

Hal tersebut seperti halnya yang diungkapkan oleh Ramly (60) juru parkir di ujung sebelah utara Jalan Sabang. Dirinya mengatakan kalau penerapan uang elektronik itu masih minim dilakukan oleh pemilik kendaraan, walaupun diketahui pengoperasian mesin kartu sudah diterapkan sejak, Jumat, (29/1) lalu.

Menurutnya, tidak maksimalnya penggunaan kartu tersebut dikarenakan kurangnya sosialisasi maupun promosi kartu bersaldo tersebut. Padahal, sebanyak lima orang Sales Promotion Girl (SPG) terlihat disiagakan di sepanjang jalan untuk menjual kartu tersebut.

"Ya kalau menurut saya itu karena kurang promosinya, soalnya waktu saya tanya yang punya kendaraan, banyak yang belum tahu. Udah gitu, SPG-nya juga nggak kelihatan aktif jualannya," jelasnya.

Walau begitu, dirinya mengatakan penggunaan kartu elektronik tersebut sudah sedikit terlihat. Hal tersebut diungkapkannya, dapat dilihat dari jumlah penukaran uang koin pecahan Rp 500 per hari saat ini.

"Penggunaannya memang sudah ada, tapi masih sedikit. Kelihatannya dari uang recehan ini, dari sebelumnya sehari bisa habis tiga ratus lima puluh ribu, sekarang turun jadi dua ratus tujuh puluh ribuan sehari," jelasnya. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help