Transportasi Jakarta

Ini Jawaban Ahok soal Jakarta Dijuluki Kota Termacet di Dunia

Emang iya, kalau kamu tidak punya sistem transportasi berbasis rel pasti macet.

Ini Jawaban Ahok soal Jakarta Dijuluki Kota Termacet di Dunia
Warta Kota/Henry Lopulalan
Bus transjakarta di tengah kemacetan. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Kota Jakarta dinobatkan sebagai kota termacet di dunia. Jakarta menempati posisi pertama dari 10 kota termacet di dunia dari suvei yang dilakukan oleh Magnatec Stop-Start index, sebuah lembaga suvei milik perusahaan oli Castrol.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok, mengakuinya.

"Emang iya, kalau kamu tidak punya sistem transportasi berbasis rel pasti macet. Jepang yang punya aja masih macet apalagi kita," kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).

Karena itu, lanjut Ahok, saat ini, pembangunan transportasi massal terus dilakukan.

"Ini PR 30 sampai 40 tahun. Kita harus tahan saja, belum lagi yang ngeyel-ngeyel, untung saya tensi masih bagus kalau nggak stroke saya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Benjamin Bukit, mengatakan, hal tersebut tidak bisa dipungkiri.

Pasalnya, pertumbuhan laju kendaraan yang tidak dibarengi dengan luas jalan.

"Kita tidak bisa mengerem laju pertumbuhan kendaraan, luas jalan kota tahu sendiri, setiap tahun cuma 0,01 persen. Intinya pemerintah harus melakukan semaksimal mungkn. Kalau Jakarta punya strategi pola transportasi yang baik, akan kita push sebaliknya," katanya.

Seperti diketahui, dalam survei tersebut, selain Jakarta, Surabaya juga menjadi kota termacet dengan di posisi
4.

Ini daftar 10 kota termacet di dunia :

1. Jakarta, Indonesia - 33.240
2. Istanbul, Turki - 32.520
3. Mexico City, Meksiko - 30.840
4. Surabaya, Indonesia - 29.880
5. St. Petersburg, Rusia - 29.040
6. Moskow, Rusia - 28.680
7. Roma, Italia - 28.680
8. Bangkok, Thailand - 27,480
9. Guadalajara, Meksiko - 24.840
10. Buenos Aires, Argentina - 23.760

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help