Pedagang Kaki Lima

Camat Kebon Jeruk: Semua PKL Pasar Pesing Terelokasikan

PKL di Pasar Pesing Koneng, Kedoya Utara, akan terelokasi ke Pasar Kedoya pada pertengahan Februari 2015.

Camat Kebon Jeruk: Semua PKL Pasar Pesing Terelokasikan
Andika Panduwinata
Pedagang Kaki Lima di Pasar Pesing Koneng, Kedoya Utara, Jakarta Barat akan terelokasi ke Pasar Kedoya pada pertengahan Februari 2015. 

WARTA KOTA, KEBONJERUK - Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Pesing Koneng, Kedoya Utara, Jakarta Barat akan terelokasi ke Pasar Kedoya pada pertengahan Februari mendatang. Menurut Agus Trijono, Camat Kebonjeruk semua PKL diupayakan dapat terelokasi dengan baik. Ia menjelaskan tidak ada satu pedagang pun yang tidak mendapatkan tempat untuk berjualan usai relokasi.

"Semua PKL akan direlokasikan dengan baik. Nanti kami sosialisasikan kepada semua pedagang," ucap Agus Trijono kepada Warta Kota di kantornya pada Senin (2/2/2015).

Camat Kebonjeruk ini pun mengakui adanya kendala pada proses relokasi PKL ini. Kapasitas di Pasar Kedoya tidak memadai untuk menampung semua pedagang di Pasar Pesing Koneng.

"PKL di Pasar Pesing Koneng ada sekitar 500-an, sedangkan di Pasar Kedoya terdapat sekitar 300-an kios. Nanti kita beri arahan langsung kepada semua PKL pada tanggal 5 Februari. Jangan khawatir, semua pasti kebagian tempat. Nanti ditempatkan di pasar - pasar lainnya," ucap Agus.

Narti (42) satu dari PKL di Pasar Pesing Koneng pesimis dengan adanya rencana pemindahan ini. Penjual mainan anak - anak ini juga khawatir harga sewa kios lebih mahal dibandingkan berjualan di sisi jalan.

"Nanti bayar sewanya mahal, lagi juga mana muat menampung semua pedagang di sini," tutur Narti.

Dari pihak Pasar Kedoya juga menyatakan kapasitas kios yang ada di pasar tak sanggup menampung seluruh PKL di Pasar Pesing Koneng.

"Paling tidak jumlah kios sekitar 300, tidak mencapai 500," kata Suharto, Staff Adminitrasi Pasar Kedoya.

Nantinya para PKL gusuran itu hanya dibebankan membayar iuran BPP bulanan berkisar Rp. 80 ribu. Pembayaran dapat dilakukan melalui autodebet bank. (Andika Panduwinata)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help