Home »

Bogor

Kecelakaan Lalu Lintas

Ibu dan Anak Korban Laka Maut Tewas Berpelukan

Korban tewas kecelakaan maut di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Sutinah (23) dan anaknya Rasti (2), dalam kondisi berpelukan.

Ibu dan Anak Korban Laka Maut Tewas Berpelukan
Warta Kota/Soewidia Henaldi
Kondisi angkot yang ditabrak truk tronton pada Kamis (29/1/2015) malam. 

WARTA KOTA, BOGOR - Korban tewas kecelakaan maut di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Sutinah (23) dan anaknya Rasti (2), Kamis (29/1/2015) malam saat dievakuasi petugas dari dalam angkutan kota (angkot) jurusan Sukasari-Cicurug, dalam kondisi berpelukan.

"Saat dievakuasi dari dalam angkot untuk dibawa ke RSUD Ciawi, masih dalam posisi berpelukan," ujar Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramastyo Priaji, Jumat (30/1/2015).

Bramastyo menjelaskan, Sutinah mengalami luka parah di bagian kepala, sedangkan anaknya mengalami luka parah di bagian perut sebelah kanan dan dahi. "Kedua korban pagi ini dikebumikan di kampungnya di Cihideung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor," ujar Bramastyo.

Sedangkan, untuk korban luka yang masih dirawat di RSUD Ciawi yakni  Sungkono, (32) sopir angkot warga Kampung Benda Sukabumi dan salah seorang penumpang Sumardi (60) warga  Kampung Caringin RT 5/1 Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.

Sementara 1 korban luka parah  bernama Heri Farhanudin (27) warga Desa Gadog RT 1/4 Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor dirujuk ke Rumah Sakit BMC.

Sedangkan untuk 8 korban luka ringan sudah diizinkan pulang. Mereka adalah,Lulu (15) warga villa mutiara Lido, Sugianto (41) warga Kecamatan Cibadak Sukabumi,  Syarif Moh. Zaelani (15) Villa Mutiara Lido, Roby (13) Kampung Cihideung, Aldino Ascolenda Perdana (16) Villa Mutiara Lido, Ujang Baenuri (45) Kampung Nangoh RT 04/01, Desa Lemah Duhur Caringin Bogor, Farhanudin (16) Lido Permai C6/16, dan Dadan Munandar (51) warga Villa Mutiara Lido.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan mau terjadi sekira pukul 21.00 WIB dengan melibatkan 4 kendaraan. Salah seorang saksi, Asep mengatakan, saat kejadian dirinya tengah mengendarai mobil Isuzu Panther bernopol D 138 GV tepat di belakang angkot.

"Truknya kenceng banget. Kayanya rem blong. Pas nabrak angkot, mobil saya juga kena bagian depannya," kata Asep di lokasi kejadian.

Angkot pun terseret ke pinggir jalan dan menabrak sebuah tiang listrik. Kondisi bagian depan angkot hancur. Seluruh korban tewas dan luka adalah penumpang angkot.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help