Pedagang Kaki Lima

PKL Akan Dimasukkan ke 1.500 Kios PD Pasar Jaya

Upaya Pemprov DKI mendata PKL yang ada di Ibukota masih terus dilakukan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perdagangan.

PKL Akan Dimasukkan ke 1.500 Kios PD Pasar Jaya
Wahyu Tri Laksono
ILUSTRASI : Penertiban PKL di Taman Fatahillah, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (19/1/2015). 

"Nah saya sudah info ke Kasudin untuk bersurat ke PD Pasar Jaya untuk fasilitasi bantu PKL di wilayahnya masing-masing yang peruntukan sudah ngga sesuai. Harus sesuai dengan yang kosong di mana," kata Joko saat dihubungi di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (25/1/2015).

Dia menjelaskan bahwa para PKL yang akan dimasukan ke kios yang ada di PD Pasar Jaya persyaratannya adalah memilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta. Para PKL akan ditempatkan di kios-kios PD Pasar Jaya yang letaknya dekat dengan tempat mereka berjualan sebelumnya.

"Kasudin sudah bersurat ke sana, lokasi mana yang paling dekat dengan kios yang kosong. Akan ada treatment secara khusus," ucapnya.

Selain itu, Dinas KUMKMP juga akan membeli lahan untuk menata PKL. Pembelian lahan rencananya dilakukan di wilayah Jakarta Utara seperti Rorotan, Rawa Badak dan Kamal. Namun, dia belum bisa menyebutkan anggaran untuk pembelian lahan tersebut.

"Itu untuk penataan PKL juga. Kamal itu khususnya 5640 itu akan dibikin 2 lantai sehingga bisa masuk 1000 PKL. Konsep kita bgitu. Paling ngga masuk 1000 jadi keliatan penambahannya. Dan semua harus pake Jakcard. Kalau dia terdaftar harus gunakan Jakcard untuk retribusi. Terpantau transaksinya," kata dia.

Berdasarkan Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 170 tahun 2014, pihak Dinas KUMKMP akan tetap terus melakukan pendataan terhadap PKL. Dimana berdasarkan data yang ada setidaknya ada 800.000 PKL yang ada di Jakarta.

"Kami usahakan pada 3 bulan pertama tahun ini kita data sampai dengan April data semua. Kan ada ingub 170 2014 di mana lurah dan camat berkewajiban mendata, dan kami yang menata," kata dia.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved