Pedagang Kaki Lima

PD Pasar Jaya Akan Investarisasi Kios Kosong untuk PKL

Pihak PD Pasar Jaya mengaku akan menginventarisasi kios-kios kosong untuk menampung para PKL yang ada di wilayah Ibukota Jakarta.

PD Pasar Jaya Akan Investarisasi Kios Kosong untuk PKL
Warta Kota/panji baskhara ramadhan
ILUSTRASI : Tak bosan, petugas gabungan giat melakukan penertiban para Pedagang Kaki Lima (PKL) Kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (26/12). Ditengah hujan lebat, para PKL ini lari tunggang langgang hingga sempat membuat pengunjung kebingungan. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya mengaku akan menginventarisasi kios-kios kosong untuk menampung para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di wilayah Ibukota Jakarta. Hal ini dilakukan agar para PKL bisa berjualan dengan nyaman dan tidak kembali berjualan di kaki lima.

 

Kepala Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun membenarkan masih ada 1.5000 kios kosong. Namun, hingga kini pihak Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perdagangan (KUMKM-P) DKI Jakarta belum berkordinasi terkait relokasi PKL ke kios-kios milik PD Pasar Jaya.

 

"Iya memang masih ada tempat usaha di kita yang masih kosong. Namun tentu ini akan kita inventarisir terlebih dahulu terhadap tempat usaha yang memang dimungkinkan untuk kita tempatkan para PKL tersebut," kata Agus saat dihubungi di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (25/1/2015).

 

Dia belum bisa menyebutkan lokasi pasar milik PD Pasar Jaya mana saja yang masih kosong. Menurutnya, nantinya memang PKL akan ditempatkan ke kios-kios pasar PD Pasar Jaya yang berdekatan dengan lokasi asal mereka berjualan.

 

"Untuk lokasinya tentu akan disesuaikan dengan lokasi PKL tersebut berada," singkatnya.

 

Sehingga, ke depan pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas KUMKMP untuk merelokasi para PKL. Sehingga, program Pemprov DKI dalam membina dan mendata pedagang bisa dilakukan dengan baik. 

 

"Tapi pasti biasanya Dinas selalu koordinasi dengan kita atau sebaliknya, ketika rencana tersebut akan direalisasikan," kata dia.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help