Camat Todong Air Soft Gun

Camat Koboi Akan Kembalikan Pistol ke Klub

Camat Penjaringan, Yani Wahyu Purwoko, tak menampik bahwa dirinya memiliki pistol airshoft gun yang telah kadaluwarsa.

Camat Koboi Akan Kembalikan Pistol ke Klub
istimewa
Yani Wahyu Purwoko 

WARTA KOTA, PALMERAH— Camat Penjaringan, Yani Wahyu Purwoko, tak menampik bahwa dirinya memiliki pistol airshoft gun yang telah kadaluwarsa. Yani pun berencana tidak akan memperpanjang masa penggunaan pistol itu, namun justru akan mengembalikan senjata itu ke klub olahraga menembak.

"Udahlah, nggak usah diperpanjang lagi masalah ini. Mulai saat ini saya tidak pegang airshoft gun. Biarin aja masa berlakunya habis, nanti saya kembalikan ke klub olahraga menembak," kata Yani,  Kamis (22/1).

Yani mengaku, sejak tahun 2013 lalu sudah masuk ke klub olahraga menembak. Bagi dirinya, olahraga tersebut bukan untuk gagah-gahahan, melainkan untuk melatih fisik dan konsentrasi dalam menembak. "Ikut klub itu murni ingin olahraga, bukan untuk gaya-gayaan atau gagah-gagahan," jelas Yani.

Dikatakan Yani, saat masuk di klub tersebut, setiap bulan ia selalu menyempatkan diri menggeluti hobinya di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Namun semenjak menjadi Camat Penjaringan, ia belum sempat meneruskan hobinya itu. Sebab, ia tengah sibuk merelokasi warga sisi timur Waduk Pluit ke Rusun Muara Baru.

Alasan Yani sendiri memiliki senjata tak lebih digunakan untuk alat berjaga-jaga. Menurut dia sebagai salah satu pejabat publik dia perlu menjamin keamanan bagi dirinya sendiri.

Seperti diberitakan, Yani diberitakan telah menodong warga Semanan, Kalideres, Jakarta Barat terkait proses penjualan tanah pada Selasa (20/1) dini hari. Rupanya, Romli H. Solo melaporkan tindakan Yani ke Polsek Kalideres. Meski demikian, laporan itu telah dicabut dan keduanya telah sepakat untuk berdamai.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved