Pejabat Tes Urine

Pemeriksaan Urine di Kantor Wali Kota Jaktim, Kagetkan Pejabat Eselon IV

Kepada seluruh pejabat eselon IV, untuk melakukan tes urine. Tempat telah disediakan

Pemeriksaan Urine di Kantor Wali Kota Jaktim, Kagetkan Pejabat Eselon IV
Warta Kota/mohammad yusuf

WARTA KOTA, CAKUNG - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemeriksaan urine terhadap kurang lebih 350 pejabat eselon IV di jajaran Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (19/1/2015) pagi. Para pejabat pun tampak terkejut dengan adanya pemeriksaan urine tersebut. Pantauan Warta Kota, sekira pukul 07.00, para pejabat melakukan apel di di lapangan Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Mereka awalnya hanya melakukan apel seperti biasa. Setelah itu, dilakukan acara Kebulatan Tekad Gerakan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Husein Murad.

Namun, usai pembacaan Pembulatan Tekad, pejabat eselon IV langsung diminta untuk berkumpul ke sisi kiri lapangan. Tak lama kemudian, dua buah mobil toilet milik BNN dan Dinas Kebersihan, tiba di pinggir lapangan. Tak hanya itu, sebuah mobil operasional BNN yang berwarna biru juga tiba.

Tampak para pejabat eselon IV sedikit terkejut atas kehadiran mobil-mobil tersebut. Petugas BNN yang berjumlah kurang lebih 30 orang pun, menggelar meja untuk pemeriksaan urine. Para pejabat eselon IV kemudian, langsung diminta untuk pemeriksaan urine.

"Kepada seluruh pejabat eselon IV, untuk melakukan tes urine. Tempat telah disediakan," kata Husein.

Satu per satu mereka mengambil botol tempat urine. Lalu masuk ke mobil toilet. Semua botol yang telah diisi air urine, kemudian diberi label nomor masing-masing dengan nama pejabat.

Mendukung Kasie Postel Sudin Kominfo Jakarta Timur, Setyadi Pramono (48), mengatakan, awalnya terkejut atas pemeriksaan urine tersebut. Pasalnya, ia sama sekali belum mendapatkan informasi mengenai pemeriksaan urine seusai apel itu.

"Tadi saya pikir cuma apel biasa dan deklarasi saja. Tapi tahu-tahu kok ada mobil toilet. Itu pun saya mengira mobil toilet buat acara deklarasi, karena banyak orang jadi butuh mobil itu. Apalagi ditambah adanya mobil BNN, saya makin penasaran," kata Setyadi, di Gedung Wali Kota jakarta Timur, Senin (19/1/2015).

Ternyata rasa penasarannya terjawab. Ia bersama pejabat lainnya diminta untuk periksa urine. Namun, ia mengaku tidak takut atas pemeriksaan urine tersebut.

"Tadi saya diperiksa kurang lebih 15 menit. Pertama daftar dengan mebgisi absen dengan nama dan NIP. Lalu, disuruh ke meja sebelah mengambil tabung untuk tempat urine. Setelah itu, masuk ke dalam toilet dan mengisi tabung dengan urine. Kemudian tabung dikembalikan ke petugas dan diberi label nomor sesuai dengan nomor absen. Tadi saya dapat nomor 70," kata pria yang telah menjadi PNS sejak tahun 1998 itu.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved