HUT PPP ke 42

Djan Faridz Minta PPP Lebih Selektif Tentukan Kader

Djan mengajak semua kader meningkatkan kualitas dirinya di tengah kehidupan berbangsa.

Djan Faridz Minta PPP Lebih Selektif Tentukan Kader
Wartakotalive.com/Dany Permana
Politisi PPP Djan Faridz (kanan) menangis saat mengikuti pembukaan Muktamar PPP di Hotel Sahid Jakarta, Kamis (30/10/2014). Dualisme dalam tubuh PPP membuat muktamar partai diselenggarakan dua kali oleh kubu Romahurmuziy di Surabaya dan oleh Suryadharma Ali (SDA) di Jakarta. 

WARTA KOTA, MENTENG - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz menginstruksikan kepada semua kader dan simpatisan partainya untuk mau berkomitmen dan kembali ke cita-cita awal PPP yakni guna mewujudkan masyarakat Indonesia madani yang adil, makmur, sejahtera lahir dan batin serta demokratis.

Untuk mewujudkan itu kata Djan, PPP harus berperan lebih optimal dan lebih aktif di tengah masyarakat yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

"Ayo kita sama-sama kembali berkomitmen untuk mewujudkan tujuan awal partai. Yakni untuk mewujudkan masyarakat madani, adil, makmur, sejahtera lahir batin dan demokratis," kata Djan Faridz dalam peringatan Hari Ulang Tahun Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke 42, di Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Rabu (7/1).

Menurut Djan, agar peran PPP lebih dirasakan di tengah masyarakat, maka kader yang duduk di jabatan struktural partai mulai dari tingkat cabang, wilayah, hingga nasional haruslah kader yang mumpuni dan berbobot.

Kader ini, katanya, harus melewati proses dengan selektifitas yang baik dan sehat.

Hal serupa juga harus terjadi dalam memilih kader untuk menempati kursi calon legislatif dari daerah tingkat II, tingkat I sampai tingkat pusat.

Karenanya Djan mengajak semua kader meningkatkan kualitas dirinya di tengah kehidupan berbangsa.

"Ini juga harus dilakukan dengan meningkatkan dan memperkokoh konsolidasi partai. Sehingga kita mampu mengoptimalisasikan nilai-nilai kultural Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," katanya.

Selain itu, tambah Djan, harus pula disertai kesadaran penuh kader bahwa PPP adalah partai damai, partai kader dengan manajemen profesional, dan partai yang mandiri. "Serta PPP menjadi partai yang tanggap dan responsif sekaligus proaktif atas aspirasi dan masalah di semua lapisan masyarakat," tuturnya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help