Home »

News

» Jakarta

Pemenang Lelang Logam Mulia Gayus, Dulunya Pengepul Besi Tua

Pemenang lelang logam mulia milik Koruptor Gayus Tambunan sudah mulai menekuni acara lelang sejak berumur 25 tahun.

Pemenang Lelang Logam Mulia Gayus, Dulunya Pengepul Besi Tua
Wahyu Tri Laksono
HR Mochamad Jufri Saad (47), pemenang lelang logam mulia milik koruptor Gayus Tambunan 

WARTA KOTA, KEMBANGAN - Mochammad Jufri Saad (47) pemenang lelang 31 Keping Logam Mulia milik Koruptor Gayus Halomoan Tambunan sudah mulai menekuni acara lelang sejak berumur 25 tahun.

Saat itu Jufri sedang berkuliah strata satu di Universitas Bhayangkara di Surabaya. Awalnya ia mengikuti lelang karena ingin tahu dan penasaran bagaimana cara mengikuti lelang. Saat itu, dia awalnya hanya mengikuti lelang untuk motor-motor bebek.

"Awalnya 20 tahun yang lalu, saya masih kuliah sambil jadi pengepul besi tua. Saya tertarik saja, mulai ikutan lelang motor-motor tua, ya buat nambah-nambah modal usaha," kata Jufri di teras rumahnya, Selasa (23/12/2014) malam.

Kemudian karena merasa tertarik dan cukup menjanjikan. Ia mulai memberanikan diri mengikuti lelang yang lebih besar, seperti mobil, Alat Tulis Kantor, bongkaran bangunan gedung, besi badan kapal laut, sampai akhirnya yang besar seperti logam mulia.

"Saya mulai dari yang kecil dahulu, kemudian perlahan-lahan yang besar hingga saat ini logam mulia," ujar Bapak 7 anak ini kepada Wartakotalive.com.

Setidaknya saat ini usaha yang ditekuninya yakni pengepul besi tua masih berjalan dan kegiatan lelang juga dijadikan usaha keluarganya. Jufri mengaku tak ada yang mengajarinya untuk mengetahui lelang.

"Semua berjalan begitu saja, enggak ada yang ngajarin saya. Bapak saya Pegawai Negri, ibu saya pedagang, saya belajar sendiri saja," ucapnya.

Ia menjelaskan hingga saat ini, sudah banyak barang-barang yang dimiliki dari hasil lelang. Menurutnya, rumah tinggalnya di Komplek DKI Blok G 20, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat ini juga merupakan hasil lelang.

"Dulu saya tinggal di apartemen di Kemayoran, terus saya menang lelang tahun 2008 dapat rumah ini. Ini rumah milik direksi Bank BRI, saya beli seharga Rp 400 juta," tuturnya.

Kepada Warta Kota, Jufri mengatakan barang-barang hasil lelangnya tersebut tak semuanya dijual. Jika barang tersebut dianggap antik oleh dirinya, maka akan disimpan dan dijadikan koleksi.

"Saya sih bukan kolektor ya, tapi kalau ada yang antik saya simpan saja. Tapi kalau kaya 31 kepingan emas ini, suatu saat akan saya jual, lihat situasi pasar dulu, kalau sekarangkan lagi turun harga logam mulianya," ucap Pria asal Surabaya Jawa Timur tersebut. (Wahyu Tri Laksono)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help