Tenis

Federer Prioritaskan Grand Slam

Federer merasa belum puas dan ingin terus menambah koleksi Grand Slam-nya pada tahun depan.

Federer Prioritaskan Grand Slam
Warta Kota/Istimewa
Roger Federer. 

WARTA KOTA, BOTTMINGEN - Roger Federer, petenis pria peringkat dua dunia, merasa belum puas dan ingin terus menambah koleksi Grand Slam-nya pada tahun depan.

Sejauh ini, petenis asal Swiss berumur 33 tahun tersebut menjadi petenis yang paling banyak mengoleksi trofi Grand Slam, yakni 17 gelar. Ajang Wimbledon menjadi ladang dirinya meraih gelar tertinggi tersebut dengan meraih tujuh gelar, yaitu di 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2009, dan 2012.

Grand Slam menjadi prioritas Federer dalam menjalani kompetisi tahun 2015. Dengan demikian, Federer bakal memilah turnamen ATP Tour mana saja yang akan diikutinya.

"Tahun depan, saya akan berhati-hati mengatur jadwal. Turnamen Grand Slam akan menjadi prioritas dan saya akan mencoba menunjukkan penampilan terbaik selama mengikuti event tersebut," ujar petenis berjuluk FedEx tersebut, dilansir Tennis World USA, Selasa (23/12).

Wimbledon 2012 menjadi Grand Slam terakhir yang diraih Federer. Setelah itu, Federer belum bisa menambah koleksinya. Suami Mirka Vavrinec itu baru akan memulai misinya dengan menghadapi turnaman Australian Terbuka pada Januari 2015.

Sementara, Caroline Wozniacki menjadi salah satu petenis yang tak sabar menyambut Grand Slam seri Australia Terbuka, Januari tahun depan. Petenis asal Denmark tersebut ingin mengakhiri kutukan Grand Slam yang selama ini memayunginya.

Hingga kini, Wozniacki selalu gagal memetik gelar juara Grand Slam. Padahal, petenis berusia 24 tahun itu selalu memiliki kesempatan besar. Musim lalu, Wozniacki sempat melangkah hingga semifinal Amerika Serikat Terbuka.

“Grand Slam masuk dalam radar saya. Saya ingin memenangkan Grand Slam,” ucap Wozniacki, dilansir laman CNBC Sports.

Wozniacki bakal menggunakan performanya pada paruh kedua musim 2014 untuk menyambut tantangan pada 2015 nanti. Setelah Grand Slam seri Wimbledon, Wozniacki mampu membukukan rekor 28-8.

Mantan petenis peringkat pertama dunia itu juga berhasil melaju ke babak semifinal atau lebih, dalam enam kesempatan dari sembilan turnamen.

“Rivalitas sengit selalu berpasangan dengan hubungan pertemanan yang hangat. Saya juga memiliki rahasia agar selalu bisa berada dalam performa bagus,” imbuh Wozniacki. (pen)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved