Tawuran Pelajar

DPRD DKI: Tiru Sekolah Katolik Dalam Mendidik Pelajar

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jonny Simanjuntak setuju dengan kebijakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama untuk mengeluarkan pelajar yang tawuran.

DPRD DKI: Tiru Sekolah Katolik Dalam Mendidik Pelajar
Tribunnews.com
Ilustrasi tawuran 

WARTA KOTA, GAMBIR - Ketua Fraksi PDIP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Jonny Simanjuntak mengaku setuju dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk mengeluarkan pelajar yang melakukan aksi tawuran atau masuk dalam geng sekolah dan berbuat hal negatif. Pasalnya, aksi tawuran dan bullying di sekolah Ibu Kota Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan.

"Saya setuju dengan langkah Pak Ahok sebagai tindak tegas dan memberikan efek jera kepada pelajar," kata Ahok di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2014).

Dia mencontohkan tindak tegas yang dilakukan oleh sekolah katolik dimana dengan tegas mengeluarkan peserta didik kalau terbukti tawuran. Hal ini harus ditiru oleh sekolah negeri di Jakarta.

"Harus ditiru ketegasan dan ketertiban sekolah katolik yang tidak segan-segan mengeluarkan anaknya," ucapnya.

Kemudian, dia berharap agar ada sosialisasi terlebih dahulu kepada para peserta didik sebelum kebijakan itu diberlakukan. Karena pelajar juga harus diberitahu soal hal itu.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved