Tip Sehat

Nutrisi Kedelai Atasi Kanker

Banyak penelitian tentang kedelai, tapi tidak semua saripati kedelai bisa diserap oleh tubuh

Nutrisi Kedelai Atasi Kanker
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Protein merupakan makanan dan peptida bisa menjadi salah satu makanan dalam kelompok nutraceutical, yang dapat memberi efek pencegahan pada tiap stadium kanker mulai awal hingga stadium akhir.

Alternatif kemoterapi ini seperti ikatan senyawa yang tinggi, tingkat toksisitas yang rendah, dan penetrasi baik pada jaringan menjadikan makanan bergizi dan peptida jadi strategi anti kanker terbaru yang menjanjikan.

Hal ini diutarakan Dr Alfredo Galvez, peneliti dan kepala penasehat penelitian SL Technologies dari University of California Berkeley, Laboratorium Soy Protein, saat memperkenalkan produk Lunarich X, hasil penelitiannya di Hotel Mercure, Jalan Sabang, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Pria asal Filipina ini bercerita, pada 1996, saat masih bekerja sebagai peneliti postdoktoral ia menemukan sifat anti kanker pada peptida lunasin. Saat melanjutkan pekerjaannya di University if Missouri, ia menunjukkan efek dari lunasin pada LDL kolesterol.

Namun demikian, katanya, waktu itu tidak ada yang percaya pada penemuannya. "Banyak penelitian tentang kedelai, tapi tidak semua saripati kedelai bisa diserap oleh tubuh kita," katanya.

Lunasin itu sendiri, kata Galvez, adalah peptida kedelai alami dan senyawa nutrisi yang pertama kali diketahui bekerja pada level epigenetik untuk meningkatkan kesehatan sel yang optimal. "Tidak ada konvensional medicine yang mampu mengobati penyakit kronis, pola hidup tidak baik, hanya nutrisi yang bisa," katanya. (ign)

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help