Tagih Utang Pakai Air Softgun, Pria Ini Ditangkap Polisi

Donni Haris (39), seorang penagih hutang (debt collector), harus mendekam di Polsek Tambora karena membawa air softgun untuk menagih utang.

Tagih Utang Pakai Air Softgun, Pria Ini Ditangkap Polisi
Wahyu Tri Laksono
Donni Harris (kiri, berkemeja abu-abu), debt collector yang mengaku polisi berpangkat AKP yang memeras korbannya, diamankan Polsek Tambora, Kamis (20/11/2014) siang. 

WARTA KOTA, TAMBORA - Donni Haris (39), seorang penagih hutang (debt collector), harus mendekam di Polsek Tambora, Jakarta Barat, karena membawa senjata jenis airsoft gun saat menagih korbannya.

Selain, membawa airsoft gun pelaku juga mengaku sebagai seorang polisi dengan pangkat Ajun Komisaris (AKP). Ia juga diduga melakukan kekerasan terhadap korbannya.

Menurut Kanit Reskrim Polsektro Tambora, AKP Eggman, kejadian itu terungkap setelah korban yang bernama Ferry (29) melaporkan perbuatan tersangka kepada pihak kepolisian.

Kepada penyidik, korban mengaku geram karena saat menagih hutang korban selalu ditodong menggunakan senjata api jenis airsoft gun.

Korban yang diketahui warga Jalan Angke Indah 1 nomor 61, Angke, Tambora, Jakarta Barat, itu selalu mendapatkan perlakuan tak mengenakkan saat ditagih utang oleh pelaku.

"Jadi pelaku datang setiap 3 bulan sekali, dan saat datang agar korbannya membayar utang, kepalanya selalu ditodong menggunakan senjata revolver," ungkap Eggman kepada wartawan, Kamis (20/11/2014).

Eggman melanjutkan tak hanya menakuti menggunakan senjata api, pelaku juga menakuti korbannya dengan alat setrum.

Hasilnya karena korban mulai jengah dan saat ditagih sedang tak memiliki uang, akhirnya melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Korban jengah, dan merasa keselamatannya terancam. Hasilnya ia melaporkan ke kepolisian. Dan kami langsung memburu pelaku, ternyata setelah diperiksa senjata api korban hanya airsoft gun dan pangkat polisi milik pelaku hanya bohongan," tuturnya.

Dari tangan tersangka yang beralamat di Jalan Jati, Rawamangun, Gang Jati Duren, no.16 RT.007/04, Pulogadung, Jakarta Timur, polisi mengamankan barang bukti berupa peluru gotri, 3 buah tabung gas kecil, kartu identitas Polri yang diduga palsu, alat setrum, foto tersangka berseragam polisi berpangkat AKP, termasuk sepucuk airsoft gun berikut sarungnya.

"Saat ini masih kami kembangkan status airsoft gun milik tersangka. Serta tindak kekerasan yang dilakukan tersangka kepada korbannya. Serta alasan pelaku mengaku sebagai AKP masih kami dalami," katanya. (Wahyu Tri Laksono)

Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved