Sejak Awal Dokter RSUD Koja Tak Percaya Pria Bertelur Ini

Tim peneliti dari Balai Penelitian Ternak di Bogor telah memeriksa telur Sinin (62), pria yang mengaku mengeluarkan telur melalui duburnya.

Sejak Awal Dokter RSUD Koja Tak Percaya Pria Bertelur Ini
Kompas.com/Robertus Belarminus
Sinin alias Kong Naim (62) warga RT 03 RW 12 yang mengaku bisa bertelur, Kamis (6/11/2014). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Tim peneliti dari Balai Penelitian Ternak di Bogor, Jawa Barat, telah memeriksa telur Sinin (62), pria yang mengaku mampu mengeluarkan telur melalui duburnya.

Dari pemeriksaan itu diketahui, bahwa kandungan benda tersebut menyerupai telur ayam. Diduga Sinin mengarang cerita dan berhalusinasi bahwa ia mampu mengeluarkan telur melalui duburnya.

Ketika dimintai tanggapan, Kepala dokter IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Dedi S, mengungkapkan pihaknya sudah tidak percaya dengan ucapan Sinin, semenjak pria asal Jakarta itu dirawat di rumah sakit milik DKI Jakarta.

Sebab secara medis sangat tidak mungkin manusia sebagai makhluk mamalia bisa bertelur seperti unggas.

"Saya dari awal saya sudah nggak percaya. Pertama megang saya sudah mengira itu telur ayam, karena sangat tidak mungkin manusia bisa mengeluarkan telur ayam dari tubuhnya," kata Dedi pada Selasa (18/11/2014).

Dedi melanjutkan, kecurigaannya semakin kuat manakala saat hendak memecahkan telur itu, dirinya dilarang oleh pihak yang bersangkutan.

Bahkan Sinin mengaku, akan mengalami sakit di bagian badan apabila telur itu dipecahkan. "Kan aneh mau pecahin telur tapi dilarang, terlebih alasannya kalau dipecahin nanti badannya sakit," ujar Dedi.

Meski menaruh curiga, namun Dedi tidak bisa campur tangan terlalu jauh terkait telur itu. Sebab dari awal memang pihak RSUD Koja tidak mempunyai wewenang untuk memeriksa telur tersebut.

"Sebenarnya kami tidak berwenang untuk melakukan pemeriksaan dia (Sinin). Tapi karena adanya permintaan dari Sudinkes Jakarta Utara, maka kami lakukan pemeriksaan secara medis, hasilnya memang tidak ada gejala apa-apa," kata Dedi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help