Tawuran Pelajar

Siswa SMA Tewas Tawuran Diprovokasi Lewat Akun Twitter Ini

Taruwan siswa SMA terjadi akibat provokasi sebuah akun media sosial twitter. Waduh.

Siswa SMA Tewas Tawuran Diprovokasi Lewat Akun Twitter Ini
Tribunnews.com
Ilustrasi tawuran 

WARTA KOTA, PALMERAH— Tawuran antarpelajar SMA 109 Jakarta dengan SMA 60 Jakarta  menewaskan Andi Audi Pratama (16) siswa kelas XI SMA 109 Jakarta di Jalan Raya Warung Buncit, tepatnya simpang Pejaten Village, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (7/11) malam.

Taruwan itu terjadi akibat provokasi sebuah akun media sosial twitter. Akun bernama @JalurSma itu digunakan para pelajar sebagai sarana mem-bully pelajar sekolah lainnya dalam hal kekerasan.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Rara Cita (16) sepupu Andi. Dirinya menceritakan kalau akun twitter bernama Jalur SMA itu memnag kerap digunakan sang admin untuk memprovokasi para pelajar, yakni dengan melempar isu, sehingga para pelajar menjadi terpancing dan saling ejek mengenai keunggulan masing-masing sekolah di jalan.

"Akun itu sekarang sudah dihapus sama adminnya. Twitter itu memang sebelumnya sempat nulis kalau SMA 60 berhasil 'nyayur' (menang-red) lawan SMA 109. Karena kepancing, mereka (pelajar-red) ejek-ejekan, sampai akhirnya mutusin buat ketemu," jelasnya saat ditemui Warta Kota di rumah Andi di Jalan F RT 09/06 Rawa Bambu I, Kel Pasar Minggu, Kec Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (13/11).

Hal tersebut dibuktikannya dengan kicauan yang tertulis dalam akun @JalurSma usai tawuran terjadi sekira pukul 11.19 WIB pada Jumat (7/11). Postingan bernama provokasi tersebut bertuliskan: #lateinfo barusanin pukul 11 malam di depan mall pejaten psycho vs sersan109 di menangkan oleh psicho... Congrats!!!

Hanya berselang satu menit usai posting diunggah, sebanyak 26 follower @JalurSma segera me-retweet postingan tersebut. Beberapa akun terlihat mendukung aksi tawuran, sementara lainnya membalas dengan penolakan. Salah satunya seperti yang disampaikan oleh akun @Boedoeters.

Dalam postingannya akun bernama I Am Boedoeters itu secara tegas mengungkapkan kekecewaan atas postingan yang dilakukan oleh @JalurSma, antara lain: @JalurSma

"Memang twitter @JalurSma buat ajang gagah-gagahan anak sekolahan, buat mantap lokasi tawuran sampe janjian tawuran. Karena tawuran sekarang udah biasa," jelas Eko (17) pelajar salah satu SMA Swasta di Jakarta Selatan.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved