Transjakarta

56 Persen Penumpang Transjakarta Sudah Gunakan E-Ticketing

Menjelang penerapan e-ticketing, hampir 50 persen pengguna bus Transjakarta sudah menggunakan e-ticketing.

56 Persen Penumpang Transjakarta Sudah Gunakan E-Ticketing
Warta Kota/angga bhagya nugraha
Warga tengah menempelkan kartu prabayar atau e-tiketing di Halte Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2014). Unit Pengelola (UP) Transjakarta terus mendorong pengguna bus Transjakarta memakai elektronik ticketing (e-ticketing) melalui electronic card (e-card) yang disediakan di setiap halte busway. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Menjelang penerapan e-ticketing di sebagian besar halte koridor bus Transjakarta, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Antonius NS Kosasih mengklaim bahwa hampir 50 persen pengguna bus Transjakarta sudah menggunakan e-ticketing. Sehingga, dengan penerapan e-ticketing itu dia berharap masyarakat pengguna bus Transjakarta bisa merubah budaya pembayaran cash.

"Perhari ini nih, lebih dari 300.000 orang sudah menggunakan bus Transjakarta. Dan yang menggunakan e-ticketing sudah 56 persen di seluruh koridor," kata Kosasih saat dihubungi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Menurutnya, sebagian besar yang telah menggunakan e-ticketing berada di koridor 5 (Ancol-Kampung melayu) dan koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni). Selain itu koridor 1 (Blok M-Jakarta Kota) dan koridor 11 (Kampung Melayu-Pulogebang) yang merupakan koridor utama juga telah sebagian besar menggunakan e-ticketing.

"Untuk koridor 1 dan 11 merupakan koridor utama ini sudah lebih dari separo. Yang paling banyak koridor 8 koridor 5 karena semua akan menggunakan e-ticketing per akhir taun ini," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Setelah berhasil melaksanakan program e-ticketing untuk para pengguna bus Transjakarta di koridor 1 (Blok M-Jakarta Kota), Unit Pengelola Transjakarta berencana melanjutkan program di seluruh koridor bus Transjakarta pada bulan November dan Desember 2014 mendatang. Namun, untuk koridor 4 (Dukuh Atas-Pulogadung) dan koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas) belum bisa diterapkan.

Kepala Unit Pengelola Tranjakarta, Pargaulan Butar-Butar menjelaskan bahwa penerapan e-ticketing di beberapa koridor dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal akan dilakukan di koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni) dan koridor 9 (Pluit-Pinang Ranti).

"Kami mulai mewajibkan penumpang bus Transjakarta menggunakan e-ticketing di koridor 8 dan 9 pada tanggal 1 November 2014 mendatang," kata Pargaulan saat dihubungi di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2014).

Setelah itu, pada tanggal 15 November 2014 mendatang, pada koridor 2 (Pulogadung-Harmoni) dan koridor 3 (Harmoni-Kalideres) akan dilaksanakan program e-ticketing. Sehingga, diharapkan masyarakat bisa beralih menggunakan e-ticketing dalam pembayaran dibandingkan dengan tiket kertas.

 

"Untuk tanggal 29 November 2014 akan diberlakukan di koridor 5 (Ancol-Kampung melayu) dan koridor 7 (Kampung Melayu-Kampung rambutan)," tuturnya.

 

Kemudian, dilanjutkan pada tanggal 13 Desember di koridor 10 (Tanjung Priok-Cililitan-red), koridor 11 (Kampung Melayu-Pulogebang) dan koridor 12 (Pluit-Tanjung Priok).

 

Sementara itu untuk koridor 4 (Dukuh Atas-Pulogadung) dan koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas) belum bisa dilakukan sistem pembayaran e-ticketing. Pasalnya masig terkendala sengketa hukum antara bank DKI dan pihak ketiga.

 

"Masih proses di pengadilan antara Bank DKI dan vendor. Untuk BLU Transjakarta saat ini masih menunggu keputusan hukum," ungkapnya.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved