Tunjangan Kesra Guru Bantu Diperkirakan Cair Desember

Dinas Pendidikan berencana memberikan tunjangan kesra untuk guru bantu yang diperkirakan cair bulan Desember 2014.

Tunjangan Kesra Guru Bantu Diperkirakan Cair Desember
Istimewa
Ilustrasi uang rupiah 

WARTA KOTA, SETIABUDI - Beberapa waktu lalu Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah melakukan proses pendataan secara online dan verifikasi berkas guru bantu untuk memastikan berapa jumlah guru swasta di DKI Jakarta.

Setelah pasti jumlahnya, nantinya Dinas Pendidikan berencana memberikan tunjangan kesra yang diperkirakan cair bulan Desember 2014.

Hasil pendataan akhir, hingga Selasa (21/10/2014) sore, tercatat sebanyak 7.410 guru yang melakukan verifikasi berkas. Hasil tersebut dengan rincian sebanyak 5.421 guru bantu dan 1.989 guru madrasah diniyah.

Sopan Adrianto, Kepala Bidang Standarisasi Pendidikan dan Pendidikan Tinggi (Standikti) Dinas Pendidikan DKI Jakarta kepada Wartakotalive.com, Selasa (21/10/2014) sore mengatakan, "validasi guru sudah berakhir mulai tanggal 1-17 Oktober, kemarin kami perpanjang hingga 20 Oktober karena ada data yang tidak lengkap, misalnya surat tugas guru bantu."

Sopan menambahkan, ada pula para guru bantu yang surat tugasnya sudah habis masa berlaku. Bahkan, di antara guru bantu tersebut ada yang surat tugasnya hilang

Dirinya menegaskan bagi para guru bantu yang kehilangan surat tugas untuk melaporkan kepada polisi untuk kemudian diurus kembali dengan memperpanjang dan mendapatkan legalisasi dari Kepala Suku Dinas masing-masing.

"Kenapa harus lapor polisi? Karena hal ini serius, ini berkaitan dengan pencairan anggaran, sehingga proses verifikasi benar-benar ketat dilakukan," tambahnya.

Meski sudah didapatkan jumlah yang pasti, namun Sopan menyebutkan, bagi mereka yang belum melengkapi data, masih ditunggu hingga Jumat.

Usai semua siap, maka proses selanjutnya adalah nama-nama guru tersebut di SK Gubernur-kan untuk mendapatkan dana hibah kesra.

"Proses ini akan memakan waktu yang cukup lama, karena SK Gubernur, harus tunggu gubernurnya diangkat, ngga sembarangan tanda tangan, ada juga beberapa pihak yang ikut terlibat seperti Dikmental, Biro Hukum, dan lain-lain yang berhubungan dengan pencairan dana," lanjutnya.

Selanjutnya, Sopan mengatakan, setelah ada SK, barulah nanti Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) memproses dana lebih lanjut.

Walaupun tak bisa memastikan kapan dana hibah kesra cair, pihaknya memprakirakan sekitar Desember baru akan cair.

"Dana sudah ada, yaitu Rp 42,6 miliar untuk guru bantu, berdasarkan keputusan gubernur No.948 tahun 2014 dan Rp 12 miliar untuk guru madrasah diniyah yang diatur melalui keputusan gubernur No 1099 tahun 2014," jelasnya.

Perihal nama dana hibah sendiri, Sopan menjelaskan, pemberian dana hibah di tahun 2015 apakah ada atau tidak, berada di kewenangan pimpinan.

Tetapi, ia menambahkan, ada upaya yang cukup baik untuk transparansi, yaitu data diverifikasi secara online agar tak terjadi penyelewengan. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help