Kualifikasi Piala Eropa 2016

Konsistensi Timnas Belanda Diuji

Di atas kertas, Belanda memang jauh diunggulkan dibandingkan skuat Eslandia.

Konsistensi Timnas Belanda Diuji
Warta Kota/Foto-foto AFP; Grafis: Barlinsk
Preview laga Eslandia vs Belanda, Rabu (14/10) dini hari WIB. 

WARTA KOTA, REYKJAVIC - Konsistensi performa timnas Belanda bakal diuji dalam lawatan ke Reykjavic, markas Eslandia pada lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2016 grup A, Rabu (14/10) dini hari WIB. Di bawah pelatih Guus Hiddink, grafik Oranye ibarat yoyo; turun-naik.

Pada tiga laga perdana Hiddink usai menggantikan Louis van Gaal yang membawa Oranye meraih peringkat tiga Piala Dunia Brasil musim panas ini, Belanda keok dua kali. Tim yang dikenal karena 'Total Football-nya' ini menyerah 0-2 di Italia dan 1-2 di Republik Ceko, bulan lalu.

Angin segar baru berhembus sewaktu memukul Kazakhstan 3-1, akhir pekan lalu. Namun, ujian sesungguhnya bisa hadir di Eslandia, tim yang merengkuh dua kemenangan beruntun pada fase grup A.

"Tetapi saya punya keyakinan kami bisa menang di Eslandia. Akan ada ruang yang lebih bisa dieksplorasi (dibanding saat bertemu Kazakhstan)," kata Hiddink dilansir www.sports.co.nz, Minggu (12/10).

Di atas kertas, Belanda memang jauh diunggulkan. Hanya saja, Hiddink perlu berharap barisan depannya lebih efektif sewaktu memanfaatkan peluang. Satu yang membuat Hiddink semringah adalah percobaannya menuai sukses.

Saat melawan Kazakhstan, Hiddink menurunkan Ibrahim Afellay sejak menit pertama. Afellay bahu membahu bersama Wesley Sneijder dan Nigel de Jong di sektor tengah menopang trio penyerang Arjen Robben-Robin van Persie-Jeremain Lens.

Duet Afellay-Sneijder lebih cerdas dalam mengkreasi serangan tim. Sedangkan de Jong bertugas memutus serangan lawan. Biasanya, Sneijder dipasang bersama Georginio Wijnaldum. Bagi Afellay, kepercayaan itu sekaligus menandai debutnya menembus 'starting line up' dalam dua tahun terakhir. Senyum kian merekah karena ia ikut menyumbang satu gol juga terlibat dalam proses gol penyeimbang yang diciptakan Klaas Jan Huntelaar.

Meski demikian, Hiddink terus memonitor perkembangan kondisi Affelay. Ia mengalami cedera usai benturan dngan pemain Kazakhstan dengan Baurzhan Dzholchiev pada babak kedua.

"Saya ikut gembira untuk Afellay. Dia baru pulih dari cedera yang membuatnya absen cukup lama. Jadi, melihatnya menampilkan performa yang sangat baik membuat kami semua gembira. Sekarang, kami bisa datang ke Eslandia dengan semangat yang bagus," tegas van Persie.

Belum jaminan
Sementara itu, pelatih Eslandia Lars Lagerback menolak anggapan timnya bakal mudah meraih satu tiket ke putaran final Piala Eropa 2016 di Perancis.

"Saat itu (menang atas Latvia) ada banyak faktor yang mempengaruhi kemenangan tim. Kami sadar laga tersebut tidak akan mudah dan gol pertama sangat menolong kami. Dengan hasil tersebut, kami menang pada dua laga pembuka tetapi persaingan di grup ini masih sengit. Berbicara mengenai peluang kami di babak kualifikasi, belum ada yang pasti. Masih ada delapan pertandingan di depan," tutur Lagerback. (eko)

Penulis: Eko Priyono
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved