Tawuran Pelajar

Siswanya Tawuran, Disdik Ancam Cabut Izin Sekolah

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengancam akan mencabut ijin sekolah yang siswanya terlibat tawuran.

Siswanya Tawuran, Disdik Ancam Cabut Izin Sekolah
Warta Kota/adhy kelana
Ilustrasi tawuran pelajar 

WARTA KOTA, BOGOR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor mengancam akan mencabut izin sekolah yang siswanya terlibat tawuran. Ancaman pencabutan izin sekolah ini didasarkan pada tingginya angka tawuran pelajar di Kabupaten Bogor. Meski demikian, DPRD Kabupaten Bogor meminta Disdik tidak melepas tanggungjawab terkait masalah tawuran pelajar di Kabupaten Bogor.

"Ini ada peran Disdik. Mereka lemah dalam pembinaan ke sekolah yang selama ini siswanya sering tawuran," ujar Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Rohendi, Jumat (10/10/2014).

Kadisdik Kabupaten Bogor, Dace Supriadi mengatakan, akan segera melakukan pembinaan terhadap sekolah yang memiliki masalah kenakalan pelajar.

"Disdik bisa saja mencabut izin sekolah yang siswanya selalu tawuran. Namun sebelum dicabut ijinnya, kami lakukan pembinaan lebih dulu. Pencabutan ijin itu langkah terakhir," kata Dace Supriadi.

Menurut Dace, tawuran pelajar melibatkan pelajar dari Kota Bogor. Mereka bertemu untuk melakukan tawuran lampu merah Sentul, Jalan Raya Bogor-Jakarta.

"Yang sering tawuran di Jalan Raya Bogor-Jakarta itu, siswa Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Kami akan berkordinasi dengan Disdik Kota Bogor, Kepolisian juga Kodim," ujar Dace.

Dia berjanji, akan kembali meningkatkan kinerja satgas pelajar yang kini agak mengendur. "Sebenarnya satgas pelajar bukan mengawasi pelajar yang tawuran saja, tapi juga mengawasi para pelajar agar tidak menggunakan narkoba serta tidak melakukan kenakalan pelajar lainnya yang dapat merusak citra pendidikan," kata Dace.

Tawuran pelajar kata Dace, selain mencoreng dunia pendidikan, juga kerap menimbulkan korban luka bahkan hingga meninggal dunia.

"Saya inginnya pelajar yang tertangkap membawa senjata tajam saat tawuran, dipidanakan saja," ujar Dace.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help