Kualifikasi Piala Eropa 2016

Robben Bakal Jadi Amunisi Timnas Belanda

Oranye harus mengejar kemenangan atas Kazakhstan demi menjaga peluang ke Perancis

Robben Bakal Jadi Amunisi Timnas Belanda
Warta Kota/Foto-foto AFP; Grafis: Galih
Preview laga Belanda vs Kazakhstan, Sabtu (11/10) dini hari WIB. 

WARTA KOTA, AMSTERDAM - Timnas Belanda mendapat suntikan amunisi berharga, yakni pulihnya gelandang serang Arjen Robben jelang lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2016 Grup A melawan Kazakhstan, Sabtu (11/10) dini hari WIB.

Robben sudah bergabung dengan rekan setim di bawah pelatih Guus Hiddink sejak Senin (6/10) waktu setempat. Sebelumnya, ia absen pada dua laga internasional Belanda karena cedera.

Tanpa Robben, Oranye takluk 0-2 dari Italia (5/9) pada laga persahabatan dan 1-2 dari Republik Ceko (10/9) di partai pembuka grup A. Kekalahan terakhir membuat Oranye harus mengejar kemenangan atas Kazakhstan demi menjaga peluang ke Perancis, negara penyelengara Piala Eropa dua tahun mendatang.

"Saya bangga bisa kembali lagi dan ingin mengembalikan kami ke jalur yang tepat. Saya melihat sewaktu kami kalah dari Ceko di menit-menit terakhir. Saya menyaksikannya dari sofa di depan televisi, sama seperti suporter lain. Setelah kegagalan tersebut, simpelnya kami harus menang di dua laga ke depan," tegas Robben yang menjadi salah satu aktor menawannya performa Oranye di Piala Dunia 2014 Brasil. Selepas Ceko, Oranye dijadwalkan melawat ke Reykjavik untuk meladeni tuan rumah, Eslandia.

Ambisi
Meski dengan Robben di dalam skuat, Belanda tidak bisa memandang Kazakhstan dengan sebelah mata. Di bawah pelatih Yury Krasnozhan yang melatih sejak Februari lalu, negeri yang dikenal lewat Borat -tokoh karakter fiksi dalam film layar lebar- hanya sekali kalah.

Kiprah di laga pembuka kualifikasi Piala Eropa pun cukup impresif. Kazakhstan sukses menahan imbang tanpa gol Latvia, tim yang peringkat FIFA-nya 28 tangga di atas mereka. Namun, hasil itu justru tidak disenangi.

"Pemain tidak senang. Kami juga imbang dengan tim itu (Latvia) tujuh bulan yang lalu. Tentu mereka yang lebih senang dengan hasil kemarin. Sekarang, kami menatap beberapa detail hal untuk meraih hasil yang lebih baik lagi," tegas Krasnozhan.

Ambisi itu tidak akan mudah mengingat Kazakhstan terakhir kali menang pada laga tandang pada 2007. Apalagi mereka akan bertemu Belanda, tim peringkat tiga Piala Dunia.

Sekalipun tanpa bek sayap kanan Daryl Janmaat, Memphis Depay, Ron Vlaar, Rafael van der Vaary, dan Jordy Clasie yang absen karena cedera, Kazakhstan membutuhkan penampilan sempurna untuk sekadar mencuri angka. (eko)

Penulis: Eko Priyono
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved