WartaKota/
Home »

News

Transformasi Luncurkan Buku Strategi Ekonomi untuk Jokowi

Salah satu masalah yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintahan baru Jokowi-JK adalah permasalahan lapangan pekerjaan.

Transformasi Luncurkan Buku Strategi Ekonomi untuk Jokowi
Agustin Setyo Wardani
Suahasil Nazara dan Raden Pardede (pengarang buku), Chairul Tandjung, dan Nugroho Wienarto, dalam acara peluncuran buku Pilihan Ekonomi yang Dihadapi Presiden Baru, di Hotel Four Season, Kamis (9/10/2014) siang. 

WARTA KOTA, SETIA BUDI - Salah satu masalah yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintahan baru Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla adalah permasalahan lapangan pekerjaan. Beberapa masalahnya adalah pemenuhan kebutuhan lapangan kerja baru yang meningkat seiring dengan banyaknya jumlah angkatan kerja baru, keterbatasan ruang fiskal, dan pengentasan kemiskinan.

Melihat permasalahan tersebut, Direktur Eksekutif Transformasi, Nugroho Wienanto mengatakan perlu strategi kebijakan ekonomi yang tepat untuk memenuhinya.

Terkait upaya mencari jalan terbaik untuk mengentaskan permasalahan tersebut, Transformasi yang merupakan lembaga jaringan dan pengkaji kebijakan publik ikut berperan memberikan sumbangan pemikiran pada pemerintah baru dengan menyusun dan menerbitkan buku berjudul Pilihan Ekonomi yang Dihadapi Presiden Baru.

Buku karya Gustav Papanek, Profesor Emeritus bidang Ekonomi dari Universitas Boston, Raden Pardede, Eakil Ketua Komite Ekonomi Nasional, dan Suahasil Nazara, Guru Besar FE UI diluncurkan hari ini di Ballroom Hotel Four Season, Setiabudi, Kamis (9/10/2014) pagi.

"Buku ini berisi tentang strategi meraih pertumbuhan ekonomi di atas 10% dan menciptakan 21 juta lapangan kerja baru untuk Indonesia," kata Raden Pardede.

Pembuatan buku yang didukung oleh Rajawali Foundation ini merupakan hasil karya penelitian yang mendalam mengenai problek dan solusi ekonomi Indonesia.

"Buku ini dilengkapi data yang lengkap serta analisis atas persoalan dan solusinya, sangat berguna bagi pengambil kebijakan ekonomi di Indonesia," kata Nugroho.

Pardede menambahkan, salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tenaga kerja di Indonesia adalah dengan mengambil alih manufaktur dari Tiongkok yang sudah mulai ditinggalkan karena biaya produksi yang rendah.

"Jika kita bisa mengambil alih manufaktur tersebut disertai dengan menambah sumber daya secara produktif, kurangi subsidi energi untuk dialokasikan ke infrastruktur dasar maka kita akan bisa membangun perekonomian," kata Raden Pardede.

Sementara, penulis lainnya, Suahasil menambahkan, cara lain yang perlu dilakukan adalah menyediakan active program employment atau membuat lapangan pekerjaan yang bisa menyerap banyak tenaga kerja.

Chairul Tandjung, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa cara apapun yang dilakukan untuk memajukan perekonomian tak akan memberikan hasil yang optimal jika tak dibarengi dengan kerja sama dan gotong royong dengan pemerintah. Sebab hal ini memerlukan koordinasi yang baik antara pemerintah dan sektor dunia usaha. (Agustin Setyo Wardani)

Tags
Jokowi
buku
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help