Ruko Pria Ini Dirusak, Pengontrak Dilaporkan ke Polisi

Naas bagi AJ (61), pemilik rumah toko (ruko), di Pasar Baru no. 103, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Ruko Pria Ini Dirusak, Pengontrak Dilaporkan ke Polisi
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, JAKARTA - Naas bagi AJ (61), pemilik rumah toko (ruko), di Pasar Baru no. 103, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Rukonya diketahui dirusak oleh Kirpalani Manohas Bin Naraindas (61), pengontrak di ruko tekstil milik  AJ yang berlantai 4 tersebut.

Menurut pengakuan korban saat di Mapolres Jakarta Pusat, Rabu (24/09/2014) petang, Kirpalani diketahui kesal kepadanya dan pemilik ruko sebelumnya. Sebab, pemilik sebelumnya menjual ruko tersebut ke AJ.

Kekesalan Kirplani lainnya juga diketahui korban, lantaran tak bisa memanfaatkan ruko tersebut lebih lama. Padahal, AJ sudah memberikan perpanjangan sewa ruko sebanyak 4 bulan kepada pelaku.

"Pelaku kesal karena tak dapat memperpanjang pemanfaatan ruko tersebut," lanjut korban asal Surabaya, Jawa Timur ini.

Ia mengaku, tepat pada 30 September 2013 lalu masa kontrak Kirpalani telah habis. Salah seorang pegawai pelaku, pada keesokan harinya mengantarkan kunci ruko ke rumah korban di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Namun betapa kagetnya korban, keesokannya ia mendapati rukonya telah rusak. Bahkan, barang-barang yang ada di dalamya telah dirampas. AJ pun mengaku tak menyangka kebaikannya justru berbuah pahit.

"Dia merusak plafon ruko saya, pecahin kaca dan keramik di setiap lantai. Dia juga ambil ambil barang-barang di dalam ruko seperti kabel listrik , lampu dan lain-lain. Saya shock. Kaget aja tiba-tiba hancur semua. Diperkirakan saya rugi dua milyar lebih," jelasnya.

Lantaran kejadian tersebut, serta tak ada itikad baik dari pelaku untuk mengganti rugi kerusakan rukonya, AJ melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Jakarta Pusat. Diketahui, Kirpalani diamankan polisi pada Rabu, 17 September 2014 lalu.

"Pelaku akhirnya bisa kami tangkap di kediamannya di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada 17 September kemarin," kata anggota satreskrim Polres Jakarta Pusat, Aiptu Topo.

Akibat perbuatan pelaku, Kirpalani dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang dan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman penjara pun untuk pelaku di atas lima tahun.

"Berkasnya sudah P21 dan siap masuk persidangan," tutup Topo.

Namun, walaupun Kirpalani sudah mendapatkan hukuman, AJ mengaku tak puas. Ia ingin Kirpalani mengganti rugi biaya kerusakan rukonya.

"Saya ke Mapolres Jakpus karena memang ingin mengetahui perkembangan kasus ini. Saya mau itu orang ganti rugi biaya kerusakan ruko saya," kata AJ. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved