Jelang HUT Ke-69, PT KAI Beri Santunan 30 Anak Yatim

Jelang HUT Ke-69 PT KAI, Coorporate Social Responsibility PT KAI dan Persatuan Istri Karyawan Kereta Api mengundang 30 lebih anak yatim.

Jelang HUT Ke-69, PT KAI Beri Santunan 30 Anak Yatim
Panji Baskhara Ramadhan
Jelang HUT ke-69 PT Kereta Api Indonesia pada 28 September 2014, Persatuan Istri Karyawan Kereta Api mengundang 30 lebih anak dari Yayasan Yatim Piatu An Warul Ulum Wal Hikmah, Baros, Cimahi, Bandung, ke Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2014). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Jelang HUT Ke-69 PT Kereta Api Indonesia (KAI), dari bagian Coorporate Social Responbility PT KAI dan Persatuan Istri Karyawan Kereta Api (PIKKA), mengundang 30 lebih anak yatim dari Yayasan An Warul Ulum Wal Hikmah, Baros, Cimahi, Bandung, ke Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2014).

"Ini termasuk kegiatan dari PT KAI. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian, khususnya bagi mereka yang kurang beruntung," kata Ignasius Jonan, Direktur Utama PT KAI, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Hasil pengamatan Warta Kota acara sederhana tersebut disambut antusias oleh seluruh anak-anak yang berasal dari Bandung tersebut. Beberapa dari mereka hadir juga bersama pengasuh lainnya dari yayasan tersebut.

Jonan yang hadir pada acara tersebut didampingi istrinya, Ratnawati Jonan. Ratnawati hadir bersama istri dari karyawan PT KAI lainnya.

Ratnawati kompak bersama ibu-ibu lainnya mengenakan batik cokelat dan rok hitam. Ia pun menyambut hangat anak-anak kurang beruntung tersebut dengan senyum dan sapaan.

Menurut Jonan, PT KAI tak hanya mengoperasikan kereta api (KA) saja. Baginya, sebagaimana manusia jangan melupakan arti penting dalam saling berbagi.

"Jadi kita berikan mereka pengalaman dan edukasi untuk mereka, sekaligus saling berbagi dengan mereka," tutup Jonan.

Acara tersebut berlangsung selama satu jam lebih. Tak hanya itu puluhan anak kurang mampu tersebut diantar oleh PT KAI ke KA Argo Parahyangan tujuan Bandung. Jonan pun turut mengantarkan mereka langsung masuk ke dalam KA. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help