Tinju

Floyd Mayweather Jr Pertahankan Gelar Tak Pernah Kalah

Petinju Amerika Serikat Floyd Mayweather Jr mempertahankan reputasi tidak pernah kalah saat pertarungan ulang menghadapi Marcos Maidana

Floyd Mayweather Jr Pertahankan Gelar Tak Pernah Kalah
Warta Kota/Ethan Miller
Petinju asal Amerika Serikat, Floyd Mayweather Jr. (kanan) melepaskan pukulan yang mendarat tepat di wajah lawannya, Marcos Maidana pada pertarungan ulangan memperebutan gelar juara dunia kelas WBC/WBA di MGM Grand Garden Arena, di Las Vegas, Nevada-Amerika Serikat, Minggu (14/9) WIB. 

WARTA KOTA, LAS VEGAS - Petinju Amerika Serikat, Floyd Mayweather Jr mempertahankan reputasi tidak pernah kalah saat pertarungan ulang menghadapi petinju Argentina, Marcos Maidana, di Las Vegas, Sabtu malam atau Minggu (14/9) WIB. Mayweather (47-0, 26 KO) menang angka 116-111, 116-111, dan 115-112.

Dalam perebutan gelar juara dunia kelas welter dan welter super WBC/WBA ini, Maidana (35-5, 31 KO) mengulangi strategi bertarung seperti pada pertemuan pertama, Mei lalu. Ia terus merangsek dan memaksa Mayweather untuk bertarung mendekati tali ring.

Sedangkan Mayweather ter­nyata gagal membuktikan sesumbarnya bahwa ia akan tampil lebih cepat dan kuat dibandingkan pertarungan sebelumnya. Padahal untuk pertarungan kedua ini, Mayweather diunggulkan 8-1. Mayweather pun sempat menuduh Maidana melakukan kecurangan dengan menggigit jari melalui sarung tinju kirinya pada ronde kedelapan. Namun, protes Mayweather tidak dipenuhi oleh wasit.

Namun, di ronde ke-10, Maidana mengalami kerugian besar setelah poinnya dipotong karena melakukan pukulan terlalu bawah (low blow). Kesalahan serupa dilakukan Mayweather pada ronde ke-11. Tetapi ia terhindar dari pemotongan angka. Di ronde pamungkas, pertarungan berlangsung membosankan karena Mayweather hanya berusaha menghindari sergapan lawannya dengan terus bergerak sepanjang ring.

"Kami saling pukul dan saya tidak menyadari apa yang sudah terjadi. Lalu saya melihat bahwa Maidana menggigit. Setelah ronde kedelapan jari saya mati rasa, saya tidak bisa menggunakan tangan kiri," kata Mayweather dilansir bbc.com.

Sementara itu, Maidana me­nyebut dirinya sudah melakukan segala upaya untuk mengejar kemenangan. "Dia bisa dikalahkan. Anda hanya perlu menyerangnya. Ketika itu dilakukan, dia tidak tahu apa yang mesti dilakukan," tutur petinju 31 tahun itu. (eko)

Penulis: Eko Priyono
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help