Piala Eropa

Guus Hiddink Minta Anak Asuhnya Hindari Gol Cepat

Hiddink sempat membawa Belanda lolos ke semifinal Piala Dunia 1998 sebelum ditekuk Brasil di babak adu penalti.

Guus Hiddink Minta Anak Asuhnya Hindari Gol Cepat
Warta Kota/Foto-foto: AFP; Grafis: Galih
Preview laga Republik Ceko vs Belanda Rabu (10/9) dini hari WIB. 

WARTA KOTA, PRAHA - Guus Hiddink seperti menghadapi tembok besar untuk melambungkan timnas Belanda pada rezim keduanya. Pengganti Louis van Gaal pascaPiala Dunia 2014 itu meminta anak asuhnya untuk mencegah kebobolan di awal pertandingan saat melawat ke Republik Ceko, Rabu (10/9) dini hari WIB.

Pertandingan yang akan berlangsung di Generali Arena, Praha-Ceko itu sekaligus menandai laga pembuka grup A babak kualifikasi Piala Eropa 2016. Bagi Hiddink, kualifikasi tersebut menjadi ajang pembuktian keduanya. Ia pernah melatih Belanda selama empat tahun (1994-1998).

Hiddink sempat membawa Belanda lolos ke semifinal Piala Dunia 1998 sebelum ditekuk Brasil di babak adu penalti. Namun, kesempatan kedua menangani Belanda diwarnai kekalahan 0-2 di Italia.

Saat itu, Belanda sudah tampil dengan 10 orang setelah pelanggaran keras palang pintu, Bruno Martins Indi berbuah kartu merah. Italia pun diuntungkan karena mendapatkan penalti. Insiden tersebut, membuat Hiddink me­minta anak asuhnya untuk lebih berkonsentrasi menghadapi menit krusial.

Dalam sepak bola, awal dan menjelang pertandingan adalah waktu vital untuk mencetak gol. Di awal, biasanya tim belum sepenuhnya konsentrasi. Kemudian menjelang akhir, tim sering lengah menjaga hasil yang sudah diperoleh.

"Kami mudah ditembus dan seharusnya itu tidak boleh terjadi. Anda tidak bisa mengawali pertandingan dengan cara yang buruk," tegas Hiddink dilansir sportal.co.nz, Senin (8/9).

Demi mengokohkan pertahanan, pelatih 67 tahun itu kemungkinan besar menyimpan Indi. Sebagai pengganti, Hiddink menunjuk bek tengah berusia 22 tahun Joel Veltman. Dalam sesi latihan terakhir, bek asal Ajax Amsterdam itu masuk ke dalam tim yang dihuni pemain inti.

Veltman tercatat empat kali memperkuat Belanda. Ia melakoni debut pada 2013, ketika bertemu Kolombia. Hiddink juga diperkirakan memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda yang tengah naik daun seperti Luciano Narsingh, Memphis Depay (PSV), serta Davy Klaassen (Ajax).

Empat laga
Ujian juga dihadapi pelatih Ceko, Pavel Vrba. Juru taktik yang terpilih sebagai pelatih terbaik Ceko tahun 2010, 2011, 2012, dan 2013 itu belum sekalipun mempersembahkan kemenangan dalam empat laga pertamanya.

Terkait strategi, Vrba masih mengandalkan sejumlah pemain senior yakni kiper Petr Cech serta playmaker, Tomas Rosicky, meski keduanya bukan lagi pilihan utama di klub masing-masing.

Nama senior tersebut diyakini bakal menjadi pilar Vrba selama melakoni babak kualifikasi. Kedua negara (Ceko-Belanda) memang difavoritkan lolos ke putaran final. Mereka bakal bersaing dengan Turki, Latvia, Islandia, serta Kazahstan. Berdasarkan kekuatan statistik tim dari keempat negara itu, hanya Turki yang bisa mengancam lanju Belanda dan Ceko. (eko)

Penulis: Eko Priyono
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved