Proyek Mixed-use 10 Tower akan Dibangun di CBD Jakarta Barat

Proyek kerja sama ini direncanakan akan berdiri di atas lahan seluas 7,4 Ha yang terletak di Jalan Lingkar Luar Barat, Jakarta Barat.

Proyek Mixed-use 10 Tower akan Dibangun di CBD Jakarta Barat
Warta Kota/agustin setyo wardani
Konferensi pers perkenalan Ciputra International, di Marketing Gallery Ciputra International-Bluegreen Integrated Boutique Office, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/9/2014) pagi. (Kanan: Artadinata Djangkar, Direktur Ciputra Grup, Candra Ciputra, CEO Ciputra Grup, dan Helen Hamzah, Associate Director Sales & Marketing Ciputra Group, Helen Hamzah, dan President Director Trisula Group, Kiky Suherlan) 

WARTA KOTA, KEMBANGAN - Sebanyak 10 tower yang tergabung dalam proyek Ciputra International akan dibangun pada Oktober 2014 di Jakarta Barat. Proyek ini merupakan join venture dari pengembang property terkemuka, PT Ciputra Property Tbk, dengan Trisula Group.

Proyek kerja sama ini direncanakan akan berdiri di atas lahan seluas 7,4 Ha yang terletak di Jalan Lingkar Luar Barat, Jakarta Barat.

Menurut Candra Ciputra, CEO Ciputra Grup, Ciputra International terdiri dari 10 menara. 6 diantaranya adalah menara perkantoran, tiga apartemen dan satu hotel bintang lima. Tak hanya itu, Candra menyebutkan, akan ada pusat gaya hidup dalam bentuk international food plaza.

Untuk proyek ini, kata Candra, Ciputra dan Trisula berbagi ventura masing-masing 55 persen dan 45 persen. Total investasi dari proyek ini diperkirakan akan memakan dana sebesar Rp 5 Triliun.

"Pembangunan akan dilakukan dalam tiga tahap, tahap pertama, akan dibangun tiga menara yang terdiri dari satu apartemen bernama Amsterdam Tower, dan dua menara perkantoran dengan total investasi sebesar Rp 1,5 Triliun," kata Candra.

Berdasarkan keterangan dalam konferensi media di Marketing Gallery Ciputra International, Bluegreen – Integrated Boutique Office, Rabu (3/9/2014), Amsterdam tower hanya terdiri 412 unit apartemen yang dibagi menjadi tiga zona, yaitu low zone untuk time studio dan 1 kamar tidur, mid zone untuk tipe 1 dan 2 kamar tidur, serta high zone untuk tipe 2 dan 3 kamar.

Adanya sistem zoning ini, membuat jumlah unit dalam satu lantai tak terlalu banyak, sehingga kenyamanan bagi penghuni akan terjaga dengan baik.

Sementara untuk dua menara perkantoran yang dibangun dalam tahap satu, masing-masing terdiri dari 12 dan 19 lantai. Luas per lantai sekitar 2000 meter persegi dan akan dibagi menjadi 10 zona dengan luas per zona mulai dari 100 meter persegi.

Lokasi ini dipilih berdasarkan letaknya yang strategis, yakni dekat dengan kawasan Puri Kembangan, selain itu juga dekat dengan JORR 2 yang menjadikan akses menuju Bandara Soekarno Hatta, Kawasan Pondok Indah dan TB Simatupang menjadi lebih mudah.

"Area lingkar luar barat sangat penting dalam perimeter pembangunan properti Jakarta, dan yang paling berkembang adalah di bagian barat Jakarta seperti Puri Indah dan Serpong," kata Artadinata Djangkar, Direktur PT Ciputra Property Tbk.

Tak hanya itu saja, berada di dekat lokasi residential mewah seperti Puri Indah, Taman Permata Buana, Puri Media, dan Pantai Indah Kapuk menjadikan join venture ini diperkirakan akan menjanjikan keuntungan bagi kedua pihak. Bahkan Ciputra menargetkan pemesanan untuk proyek tahap satu ini akan habis hanya dalam waktu sebulan.

"Tower Amsterdam sebagai tower pertama apartemen akan mulai dipasarkan di bulan September akan ditawarkan dengan harga mulai Rp 23 juta/ meter persegi, kami yakin harga ini dapat diserap dengan baik oleh pasar mengingat proyeksi kenaikan harga proyek masih sangat tinggi," ujar Rudi Hartono, Project Director Ciputra Group.

Bahkan, Ciputra memproyeksikan keuntungan untuk tahap satu mencapai Rp 1,3 triliun. (Agustin Setyo Wardani)

Tags
Ciputra
Editor: Adi Kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved