Gebyar Bunga Rawa Belong
Final Puteri Bunga DKI Jakarta Dilakukan 3 September Nanti
Finalis tersebut kemudian akan bertarung di babak final atau penjurian akhir pada 3 September 2014.
Penulis: Feryanto Hadi |
WARTA KOTA, KEBONJERUK - Ajang pemilihan Putri Bunga kali ini juga mendapat antusias luar biasa dari masyarakat. Puluhan perempuan cantik berebut menjadi icon bunga DKI Jakarta.
Rengga Kristianto selaku Pembina Ikatan Putri Bunga DKI Jakarta mengatakan, dari 30 pendaftar, saat ini sudah tersaring 10 finalis Putri Bunga 2014. Finalis tersebut kemudian akan bertarung di babak final atau penjurian akhir pada 3 September 2014.
"Para finalis terlebih dahulu akan diberikan pembekalan. Bentuk pembekalan antara lain penjelasan tentang UPT Pusat Promosi dan Pemasaran Hortikultura, pembekalan pemerintahan, public speaking, psikologi, beauty class, serta pembekalan merangkai bunga dari Ikatan Perangkai Bunga Jakarta," jelasnya ditemui di sela-sela pembekalan beauty class finalis Putri Bunga 2014.
Nantinya, kata dia, para Putri Bunga akan bertugas menjadi duta bunga DKI Jakarta. "Tugasnya nanti promosi ke masyarakaat luas untuk mempomosikan bunga-bunga. Bukan hanya di tingkat DKI Jakarta saja, promosi juga dilakukan hingga tingkat nasional dan internasional," katanya.
Sejauh ini, kata dia, produk Putri Bunga DKI Jakarta berkualitas. Buktinya, pada peemilihan Ratu Bunga Nusantara di Tomohon, Sulawesi Utara tiga pekan lalu, Putri Bunga Jakarta atas nama Dian Widayanti terpilih jadi juara pertama atau sebagai Ratu Bunga Nusantara.
Sementara itu, Claudia Sarumpaet (22), salah satu finalis Putri Bunga 2014, mengaku tertarik ikut dalam ajang pemilihan tersebut karena ketertarikannya terhadap bunga. "Saya ingin menegtaui jenis bunga yang ada di nusantara. Menambah wawasan saya soal bunga," katanya.
Perempuan yang bekerja sebagai penyiar radio itu juga melihat potensi besar bunga bagi pertumbuhan pariwisata. "Di luar negeri sering diadakan festival bunga dan itu sangat ampuh menarik wisatawan. Dan saya ingin di Indonesia juga lebih banyak diadakan festival bunga untuk menarik wisatawan," jelasnya.
Omzet naik
Mulyadi optimistis, dengan adanya Gebyar Bunga, akan meningkatkan omzet penjualan di Pasar Kembang Rawa Belong. "Jika tahun lalu omzet mencapai Rp110 miliar, tahun ini target kita naik jadi Rp130 miliar," katanya.
Bagi masyarakat yang ingin melihat kemeriahan dalam gelaran Gebyar Bunga, Mulyadi mengajak masyarakat luas untuk datang ke Pasar Bunga Rawa Belong. "Selain mendapat banyak hiburan, terpenting masyarakat bisa lebih mengenal ragam bunga Nusantara," ungkapnya.