Carolina Marin Marin Juara Dunia Pertama Asal Spanyol

Carolina Marin mencatat sejarah baru sebagai juara dunia bulu tangkis pertama asal Spanyol.

Carolina Marin Marin Juara Dunia Pertama Asal Spanyol
AFP/Kompas.com
Pebulu tangkis Spanyol, Carolina Marin, merayakan kemenangannya atas pemain India, Pusarla Venkata Sindhu, pada semifinal Kejuaraan Dunia 2014 di Ballerup Super Arena, Kopenhagen, Denmark, Sabtu (30/8/2014). 

WARTA  KOTA, KOPENHAGEN- Carolina Marin mencatat sejarah baru sebagai juara dunia bulu tangkis pertama asal Spanyol. Marin menundukkan unggulan pertama asal Tiongkok, Li Xuerui, pada laga final Kejuaraan Dunia 2014 di Kopenhagen, Denmark, Minggu (31/8/2014). Marin menang 17-21, 21-17, 21-18.

Li yang unggul teknik maupun kecepatan memimpin dalam pengumpulan angka. Melaju hingga 5-0, pebulu tangkis 23 tahun ini tak pernah terkejar hingga gim pertama berakhir dengan 21-17.

Marin bermain lebih menggebrak pada gim kedua dan sempat memimpin di awal. Meski pergerakannya tak secepat gim pertama, Li berhasil mengejar dan berbalik memimpin hingga unggul 13-8.

Marin meraih empat angka beruntun dan mendekat hingga posisi 12-13. Li kembali menjauh, tetapi akhirnya Marin berhasil menyamakan kedudukan di angka 15-15, lalu berbalik unggul 17-15.

Makin percaya diri, Marin akhirnya menyudahi gim ini dengan kemenangan 21-17, dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Gim ketiga berjalan lebih lambat. Kedua pemain beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan dalam pengumpulan angka.

Setelah imbang 8-8, Li memimpin perolehan poin. Namun, Marin berhasil mengejar dan keduduk kembali imbang, 15-15.

Li makin tertekan, sementara Marin makin percaya diri. Li sempat meminta medical time out karena sakit pada kaki kanannya, ketika berada pada posisi tertinggal 15-16.

Sisa pertandingan berjalan makin menegangkan. Marin akhirnya menyudahi pertandingan 79 menit tersebut setelah menutup gim ketiga dengan 21-18. Marin resmi menjadi juara dunia baru.

Bagi Li, ini adalah kali kedua secara beruntun dia gagal meraih gelar juara dunia setelah sampai di partai final. Tahun lalu, dia kalah dari Rathcanok Intanon (Thailand).

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help