PKB Siap Layani Pemohon Uji KIR di Hari Minggu

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan membuka pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di hari Minggu

PKB Siap Layani Pemohon Uji KIR di Hari Minggu
Tribunnews.com
Buku uji kir 

WARTA KOTA, PULOGADUNG-Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan membuka pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di hari Minggu. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya pemohon uji KIR setelah PKB Kedaung ditutup. Pihak PKB pun mengaku siap menerapkan waktu operasi tersebut.

"Pada prinsipnya kami siap, kami tinggal menunggu keputusan dari Kepala Dinas Perhubungan, untuk membuka pelayanan di hari Minggu," kata Lukman Iskandar, Kasie Pelayanan PKB Dinas Perhubungan DKI Jakarta, kepada Warta Kota, Rabu (20/8/2014) siang.

Menurut Lukman, jika nantinya pelayanan tersebut dibuka, pihaknya akan menyesuaikan jumlah anggota, dengan jumlah pemohon.

Pasalnya, saat ini sendiri, jumlah petugas PKB masih mengalami kekurangan.

"Saat ini, kami punya 10 lajur pengujian, dimana setiap lajur saat ini hanya terdapat 14 petugas. Idealnya sebanyak 17 petugas. Jadi setiap lajur kekurangan 3 orang, jika dikalikan 10 lajur saat ini, maka kami kekurangan 30 petugas. Jumlah tersebut, sudah termasuk dengan 3 lajur di PKB Kedaung yang saat ini ditutup," kata Lukman.

Selain itu, lanjutnya, layaknya jumlah lajur yang digunakan adalah sebanyak 15 lajur. Artinya, jika tanpa dihitung jumlah lajur di PKB Kedaung, maka, Pemprov DKI kekurangan 8 lajur.

"Di PKB Ujung Menteng terdapat 3 lajur dengan 37 petugas, di PKB Pulogadung sebanyak 2 lajur dengan 31 petugas, dan 2 lajur di PKB Cilincing dengan 29 petugas. Sebelumnya, terdapat 3 lajur di PKB Kedaung dengan 49 petugas," katanya.

Untuk kekurangannya tersebut, pihaknya berencana akan membangun PKB Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat dengan 4 lajur.

Selain itu, dengan membangun di setiap Terminal besar, seperti Terminal Pulogadung, Kali Deres, dan Kampung Rambutan, dengan masing-masing minimal 1 lajur.

"Kami juga berencana akan membangun di lahan-lahan milik pemda," katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help