WartaKota/

Angin Semilir dan Secangkir Kopi

Bourbon-Eatery & Coffee di Mal @ Alam Sutera menawarkan minuman kopi berkualitas dan makanan ala Timur-Barat.

Angin Semilir dan Secangkir Kopi
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Bourbon Eatery & Coffee 

WARTA KOTA, TANGERANG - Bourbon-Eatery & Coffee, begitu tulisan besar yang terpampang di depan satu restoran. Lokasinya di lobi utama tepatnya Lantai G Mal @ Alam Sutera, Serpong, Banten. Sesuai dengan tagline-nya, kedai itu menawarkan minuman kopi berkualitas dan makanan ala Timur-Barat.

Restoran yang namanya diambil dari nama pohon di Brasil, baru dibuka pada 27 Juli lalu. Pengunjung kedai bisa memilih tempat di dalam ruangan atau di luar ruangan. Meskipun memilih di dalam ruangan, tamu-tamu Bourbon juga bisa menikmati pemandangan di sekitar Mal @ Alam Sutera karena dindingnya dibangun dari kaca bening.

Duduk-duduk di luar ruang, Anda akan merasakan hembusan angin sepoi-sepoi sambil menyesap kopi arabika campuran khas Bourbon. Apalagi saat sore hari, ketika matahari mulai tergelincir di ufuk Barat, suasana akan bertambah romantis.

Sedangkan di ruang dalam, Bourbon menghias dirinya dengan mural alias lukisan dinding. Mural itu menyajikan gambar suasana kedai kopi tempo dulu. Seorang barista atau pembuat minuman kopi sedang menyiapkan kopi untuk para pelanggan yang bertopi. Sambil menyeruput kopi, para tamu kedai kopi itu juga menikmati alunan musik yang dimainkan seorang musisi bas betot.

Dinding lainnya dihias dengan gambar peralatan dan cara membuat minuman kopi, serta gambar cangkir. Gambar itu diberi judul Coffee Hierarchy Bourbon.

"Spesial kami di sini adalah kopi, kami memiliki kopi arabika yang sudah di-blend sendiri," kata Assistant Director & Business Development PT BC Kuliner Indonesia, Vania Zhou, di Bourbon, Serpong, belum lama ini

Dia menjelaskan, sebagai pengelola Bourbon, pihaknya menerapkan konsep green, blue, dan orange. "Interior western homy karena kami tentunya ingin pelanggan yang datang benar-benar merasa nyaman berada di sini," ujarnya.

Uji coba rasa

Vania Zhou mengatakan, sebelum minuman kopi dihidangkan kepada pelanggannya, Bourbon telah memberikan tester kepada para pecinta kopi. "Kami membagikan tester secara gratis berupa machiato dan responnya pun luar biasa. Pecinta kopi mengatakan bahwa kopi kami begitu kuat. Kami pun menggunakan mesin penggiling kopi yang semi jadi. Kopi yang kami giling tidak sepenuhnya digiling pakai mesin," kata Vania.

Pendiri Bourbon, Bong Chandra, menyekolahkan sang adik ke sekolah khusus barista. Setelah sekolahnya selesai, Bong Chandra meminta adiknya mendidik dan melatih calon barista Bourbon.

Harga makanan dan minuman berkisar Rp 18.000- Rp 75.000

Jadi, kopi yang Anda minum di Bourbon bukan kopi sembarang kopi. Seluruuupp..... (Harian Warta Kota)

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help